

BRI Regional Office 18 Jayapura menyalurkan bantuan senilai Rp100 juta kepada warga yang terdampak kebakaran di kawasan Dok V Mandala, Kota Jayapura, Selasa (8/9). (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA–Bank Rakyat Indonesia (BRI) Regional Office 18 Jayapura menyalurkan bantuan senilai Rp100 juta kepada warga yang terdampak kebakaran di kawasan Dok V Mandala, Kota Jayapura, Selasa (8/9).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Region 18 Jayapura, Fahmi Rahendas, didampingi sejumlah pejabat utama BRI. Penyerahan bantuan dilakukan di Posko Kebakaran Kota Jayapura.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa pakaian dalam, bantal, guling, handuk besar, tikar, popok untuk orang tua, minyak tawon, susu Lactogen, susu soya untuk anak, serta berbagai peralatan rumah tangga.
Fahmi mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial BRI terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah. “BRI Regional Office 18 Jayapura menyerahkan bantuan senilai Rp100 juta untuk warga yang terdampak musibah kebakaran di Dok V Mandala. Bantuan ini kami serahkan langsung di Posko Kebakaran Kota Jayapura sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan yang diberikan telah disesuaikan dengan hasil koordinasi bersama pihak posko pengungsian dan kebutuhan riil masyarakat yang terdampak. Karena itu, bantuan lebih difokuskan pada kebutuhan mendesak para pengungsi di luar kebutuhan bahan pokok atau sembako.
Page: 1 2
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…