Categories: PARIWARA

Ada Oknum yang Coba Menjegal Langkah Paslon Bupati Puncak Jaya Miren-Mendi

JAYAPURA-Pasangan calon Bupati Puncak Jaya Miren Kogoya dan wakil Mendi Wonerengga mantapkan diri maju di pilkada 2024. Keduanya telah resmi mendaftar ke KPU Puncak Jaya pada Selasa (27/8), kemudian setelah itu dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan.

Seiring berjalannya waktu, dimana saat ini penyelenggara pemilu sedang melakukan verifikasi faktual berkas pencalonan paslon di Kementrian Pendidikan Tinggi (Kemendikti), ataupun di berbagai perguruan tinggi, sebagai almamater paslon.

Tampak ada oknum yang berusaha menjegal langkah paslon Miren-Mendi. Oknum tersebut bukan penyelenggara pemilu, tapi mengecek keabsahan ijazah, calon bupati, Mendi, di setiap kampusnya.

“Awalnya kami dengar informasi bahwa ada oknum yang pergi cek ijazah bapak Mendi, Kami coba cek, dan ternyata benar Jumat (6/9) kemarin kami tangkap basah pelaku itu di STISIPOL Jayapura, tempat bapak mendi kuliah,” jelas Weki Wenda di Jayapura, Sabtu (8/9).

Pihaknya kata Wekis, belum mengambil sikap tegas soal ini, hanya saja pihaknya meminta, tindakan semcama ini tidak lagi terjadi, karena itu akan merugikan paslon bupati yang saat ini sedang berkontestasi di Puncak Jaya. Tahapan verifikasi faktual itu ranahnya KPU, lalu kenapa kita yang masyarakat yang cek ijasah paslon di perguruan tinggi ada apa,” tandasnya.

Pihaknya meminta langkah tersebut segera dihentikan. Karena pilkada Puncak Jaya, hanya diikuti 2 paslon. Jika upaya semacam ini masih terus terjadi, maka akan terjadi konlfik horizontal.

“Tentunya Kita semua tidak menginginkan hal itu terjadi, sehingga kami berharap tindakan semacam ini segera dihentikan,” tegas Wekis.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Ratusan Orang di Mimika Terinfeksi HIV-AIDS

Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…

45 minutes ago

Pembangunan Kopdes Merah Putih Belum Menyentuh Kampung

Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…

2 hours ago

Gaji Manajer Kopdes Rp6,3 Juta-Rp8,3 Juta Dikontrak Dua Tahun

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…

3 hours ago

Mengandung Gula, Garam, dan Lemak, MK Wajibkan Pakai Label Warna

Dalam putusannya, MK mewajibkan adanya informasi yang jelas dan benar mengenai label warna serta simbol…

4 hours ago

Kemendikdasmen Buka Kuota Guru CPNS Tahun 2027

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani sebelumnya menjelaskan, pemenuhan ratusan…

11 hours ago

Papua Utara Akan Genapi Tujuh Wilayah Adat

Anggota Komisi II DPRP dari Daerah Pemilihan (Dapil) Biak Numfor dan Supiori, Johanes Wakum, menyatakan…

12 hours ago