

Pj Bupati Puncak Jaya, Yopi Murib, SE, MM bersama Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Alfred Papare berupaya mendamaikan kedua belah pihak yang bertikai untuk meredam konflik agar tidak berkepanjangan, Kamis (6/2) (Foto/Istimewa)
Yopi Murib: Pemerintah Sudah Bantu Bama di Lima Posko Pengungsian
PUNCAK JAYA– Penjabat (Pj) Bupati Puncak Jaya, Yopi Murib, SE, MM membantah keras adanya tudingan bahwa pengungsi akibat konflik Pilkada tidak mendapat perhatian serius, terutama tidak mendapat bahan makanan seperti yang beredar di media sosial.
Pj Bupati Puncak Jaya Yopi Murib menegaskan bahwa sesaat setelah adanya pengungsi pasca konflik itu Kamis (6/2) siang, pada sore harinya Pj Bupati Yopi Murib langsung turun memantau kondisi para pengungsi di 5 posko pengungsian. Kelima Posko pengungsian itu, diantaranya di Mako Polres Puncak Jaya, Mako Kodim Puncak Jaya, Polsek, Gereja Emaus dan Gereja GKI.
Tidak hanya mengunjungi para pengungsi, Pj Bupati Yopi Murib pun memberikan bantuan bahan makanan berupa beras 1 ton untuk masing-masing posko pengungsian, termasuk mie instan, telur dan bahan makanan lainnya.
“Jadi, berita yang beredar bahwa pengungsi kelaparan, itu tidak benar. Kami sudah turun langsung membantu bahan makanan ke pengungsi dari awal, sehingga jika ada yang bilang pengungsi kelaparan itu tidak benar,” tegas Pj Bupati Yopi Murib dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Jumat (7/2) kemarin.
Diakui, pasca pelaksanaan Pilkada di Puncak Jaya memang terjadi konflik di masyarakat, sehingga warga ada yang mengungsi terutama anak-anak, perempuan dan lansia di lima titik tempat pengungsian.
“Mereka diungsikan di lima tempat, yakni posko pengungsian di Polres Puncak Jaya, Kodim Puncak Jaya, Gereja Emaus dan Gereja GKI,” ujarnya.
Page: 1 2
Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…
Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…
Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…
Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…
Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…