

Para peserta yang mengikuti kegiatan Konsolidasi Regional Pendidikan Dasar dan Menengah Se-Tanah Papua Tahun 2025 di Hotel Horison Ultima, Entrop, Kota Jayapura, Senin (7/7)kemarin. (foto:Priyadi/Cepos)
JAYAPURA -Kegiatan Konsolidasi Regional Pendidikan Dasar dan Menengah Se-Tanah Papua Tahun 2025 resmi dibuka oleh Widyaprada Ahli Utama Ditjen PAUD Dikdasmen Kemdikdasmen Abdul Kahar, di Hotel Horison Ultima, Kota Jayapura, Senin (7/7) malam.
Abdul Kahar mengatakan bahwa pendidikan merupakan pilar utama dalam pembangunan bangsa yang berkelanjutan pendidikan bukan sekedar sarana transfer ilmu, melainkan juga merupakan instrumen strategis dalam membentuk karakter jati diri serta daya saing generasi penerus.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membangun sinergi antar seluruh pemangku kepentingan pendidikan dalam upaya pencapaian target pembangunan pendidikan dasar dan menengah tahun 2025, khususnya Se Tanah Papua,” ungkapnya,
Abdul Kahar berharap kegiatan ini dapat menghasilkan kerangka kerja sinergis lintas sektor dan lintas tingkat pemerintah dalam pembangunan pendidikan dasar dan menengah se-Tanah Papua.
“Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi isu dan tantangan pendidikan di Tanah Papua yang belum terakomodasi secara nasional dan membangun jejaring koordinasi dan kolaborasi antara pusat, daerah, mitra pembangunan, komunitas lokal, dan lembaga adat,” ucapnya.
Page: 1 2
Terkait ini Polres Mappi langsung bergerak menelusuri apa yang sebenarnya terjadi, mengapa patung tersebut bisa…
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai sistem pengamanan di kawasan tambang yang selama ini dikenal…
Plt Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengungkapkan bahwa RPJMD nantinya akan menjadi acuan utama bagi…
Sejumlah kawasan di Jayapura memiliki banyak cerita yang dikait-kaitkan dengan hal mistik. Di tahun 90…
Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) dan 8 Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus) yang merupakan usulan pemerintah…
Berbagai lembaga mencatat tingginya angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kekerasan seksual, hingga kekerasan berbasis…