Categories: PARIWARA

Tim Satgas Covid akan Diaktifkan Kembali 

MERAUKE-Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 akan diaktifkan kembali. Itulah satu satu point penting yang disampaikan langsung  Bupati Merauke, Drs Romanus Mbaraka, MT, saat membuka rapat terpadu sebelum bertolak ke Jayapura dalam rangka dinas, di lantai 3 Kantor Bupati Merauke, Selasa (8/1). ‘’Gugus tugas kita akan aktifkan kembali,’’ tandas bupati Romanus Mbaraka.

Selain mengaktifkan gugus tugas  tersebut, bupati Romanus Mbaraka meminta dilakukan percepatan  vaksinasi, terutama bagi lansia dan anak sekolah sesuai dengan arahan Presiden Jokowi secara zoom Senin (7/2). 

TNI dan Polri, kata bupati Romanus Mbaraka, diminta membantu pemerintah daerah untuk mempercepat vaksinasi  tersebut dan menurutnya, percepatan vaksinasi ini sudah dilakukan bersama TNI dan Polri selama ini, sehingga untuk dosis pertama sudah mencapai 87 persen, dosis kedua 65 persen. Sedangkan dosis ketiga sementara berjalan.

Bupati juga menjelaskan, pihaknya juga sudah membuka kembai tempat Isolasi Terpusat (Isoter) di  Hotel Akat Merauke. Isoter ini sempat ditutup setelah kasus Covid-19 di Merauke dalam 2-3 bulan terakhir melandai.

Sementara dalam rapat lanjutan yang dipimpin Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Merauke, Elias Mithe S.STP didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevile Muskita dan Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum disebutkan,  pengaktifan kembali Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Merauke itu dalam rangka patroli untuk melakukan pengawasan dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap Prokes terkait dengan meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Merauke.

Karena saat ini banyak masyarakat Merauke yang mulai mengabaikan prokes terutama penggunaan masker. Padahal penularan dari Omicron  lebih cepat 5 kali dibandingkan dengan Delta. Dalam rapat  tersebut juga dipertanyakan soal 4 kegiatan besar  dalam rangka  HUT Kota Merauke yang belum dilaksanakan, pawai, pameran, hiburan dan puncak kegiatan pada 12 Februari nanti.

Ada yang mengusulkan untuk pawai ditiadakan karena akan menimbulkan kerumunan, namun ada juga yang mengusulkan tetap bisa dilaksanakan dengan mengurangi jumlah peserta, termasuk masyarakat yang akan menyaksikan pawai di sepanjang jalan yang akan dilewati pawai untuk tetap menjaga jarak.

‘’Semua usulan yang disampaikan dalam rapat tadi akan kami laporkan ke pak bupati untuk nantinya pak bupati sebagai Ketua Tim Satgas Covid mengambil satu keputusan,’’ kata Elias Mithe. Apalagi  soal pembatasan, menurut Elias Mithe, masih menunggu sampel  yang dikirim ke Litbangkes  Jayapura.

Jika yang masuk sudah Omicron, maka kemungkinan pemerintah Kabupaten Merauke kembali akan melakukan pembatasan aktivitas masyarakat  untuk mengendalikan laju penuran varian Omicron tersebut. (ulo/tho)   

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

9 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

17 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

18 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

20 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

21 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

22 hours ago