

Kepala Bappeda Kabupaten Tolikara Imanuel Gurik, SE, M.Ec.Dev (Foto/Diskominfo)
Kepala Bappeda Kabupaten Tolikara Imanuel Gurik, SE, M.Ec.Dev (Foto/Diskominfo)
JAYAPURA-Kepala Bappeda Kabupaten Tolikara, Imanuel Gurik, SE.,M.Ec.Dev menyayangkan aksi demo yang dilakukan puluhan mahasiswa Tolikara di Jalan Medan Merdeka Utara, tepatnya di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin 30 Oktober 2023.
Dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Imanuel Gurik mengatakan, seharusnya mahasiswa memberikan apresiasi atas segala perhatian Pemerintah Daerah dalam bidang pendidikan selama ini.
“Mahasiswa seharusnya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tolikara, bukan sebaliknya melakukan aksi demonstrasi terkait sistem pelayanan bantuan pendidikan. Mahasiswa telah menutupi hal baik yang sedang dilakukan oleh Pemerintah Daerah terkait keberpihakan kepada mahasiswa,” ujarnya.
Menurut Imanuel Gurik, Pembangunan SDM OAP dilakukan sesuai juknis Membangun SDM OAP Berprestasi dan Unggul. Terkait hal ini, Pemerintah Kabupaten Tolikara telah mengalokasikan dana Otsus untuk membangun SDM putra-putri Tolikara lewat program bantuan studi akhir, biaya pemondokan, bantuan studi langkah dan alokasi biaya operasional Kordinator Wilayah Kota Studi mahasiswa Tolikara.
“Kapan saja, beberapa kategori terkait dengan bantuan di atas, bisa dihapuskan. Pemerintah bisa memikirkan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi yang memiliki IPK di atas 3.00,” tegasnya.
Page: 1 2
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan setempat mulai membenahi layanan pendidikan khusus menyusul rendahnya indeks…
Massa aksi datang menggunakan dua unit mobil pikap dengan membawa sejumlah atribut, di antaranya…
Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura terus mendorong upaya kemandirian bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…
Sebanyak 13 calon siswa (casis) yang dikirim melalui Lanud J.A. Dimara Merauke berhasil lolos seleksi…
Ibadah syukur yang berlangsung di Tugu Injil Pesisir Pantai Skouw, Kampung Skouw Yambe, tersebut…
Dihubungi dari Jayapura, AKBP Arjuna mengatakan, dari pengakuan kedua tersangka, mereka ditangkap dalam dua hari…