

Masyarakat Harus Waspada Bencana Akibat Cuaca Ekstrim
JAYAPURA – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua. William R Manderi menjelaskan, sampai dengan hari ini, sesuai dengan penyampaian dari BMKG bahwa mulai akhir Desember -Maret cuaca ekstrem akan terjadi di Wilayah Indonesia, termasuk Papua.
“Ini menjadi cacatan bagi kita, sehingga berkewajiban menyampaikan hal ini kepada masyarakat agar masyarakat mengantisipasi dan melihat daerah-daerah yang menjadi potensi bencana, khususnya banjir dan longsor,”ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (23/2) kemarin.
Khusus di Papua bencana yang sering terjadi adalah bencana yang disebabkan oleh iklim. Oleh sebab itu, masyarakat harus selalu waspada terhadap cuaca ekstrim, terutama tingkat curah hujan yang cukup tinggi sampai bulan Maret.
“Di Papua tidak mengenal kapan waktu hujan, kapan waktu kemarau. Iklim di Papua tidak bisa ditebak, sehingga setiap waktu, setiap saat semua orang harus siap siaga, melihat saat ini banjir sudah terjadi di beberapa tempat baik di Keerom, Kab. Jayapura dan sebagainya,” ungkapnya.
Untuk itu pihaknya berkewajiban menyampaikan agar masyarakat waspada, mencari tempat yang aman, kenali lingkungannya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Imbauan ini sudah kami sampai di bulan Desember awal. Sesuai informasi dari BBMKG, agar selalu waspada terhadap situasi dan kondisi saat ini, dimana curah hujan yang cukup tinggi,” terangnya. (ana/ary)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…