Dalam pleno penetapan tersebut, salah satu LO Paslon Gubernur Papua Selatan mempertanyakan turunnnya DPT Kabupaten Asmat yang sangat mencolok dibandingkan dengan DPT Pilpres dan Pileg 2024.
Komisioner KPU Asmat Abraham Jamlean menjelaskan bahwa pihaknya menerima DP4 dari Kemendagri untuk Pilkada serentak tersebut kemudian KPU melakukan coklit melalui Pantarlih. Dimana saat Coklit tersebut, KPU didampingi Bawaslu dan Kepolisian.
‘’Tidak mungkin kami KPU harus menaikan data itu menjadi 80.000 pemilih,’’ katanya.
Komisioner Bawaslu Provinsi Papua Selatan Ahmad Muhazir menjelaskan bahwa di KPU Asmat sebelumnya, Bawaslu banyak menemukan data ganda, orang yang meninggal masih tercatat dan sebagainya sehingga dengan coklit tersebut data tersebut telah dibersihkan. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…