

Suzana Wanggai ( FOTO: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Provinsi Papua dalam waktu dekat bakal melakukan pertemuan guna membahas pembangunan pos-pos pada beberapa titik yang sering dilalui masyarakat, hal ini dalam rangka memberikan rasa aman saat melintas.
Kepala BPKLN Papua Suzana Wanggai mengatakan, hal ini berdasarkan hasil pertemuan bilateral Border Lesion Meeting (BLM) pada 12 Desember lalu dimana setelah dua tahun tidak melakukan pertemuan.
“Pada pertemuan bilateral BLM salah satu pembahasan yang kami bahas mengenai titik-titik jalan yang sering dilewati masyarakat harus memiliki pos-pos pengamana, baik dari Indonesia maupun PNG,”Kata Susi kepada wartawan.
Menurutnya, pembangunan pos-pos tersebut sangat penting. Selain memberikan rasa aman dan nyaman, akan mempermudah masyarakat saat melintasi jalur tesebut. Pihaknya juga akan membentuk tim gabungan baik dari provinsi, pusat, dan beberapa instasi terkait lainnya serta dari pihak PNG.
“Setelah kedua pemerintahan sudah menyepakati dan membentuk tim, maka secara bersama-sama akan turun dan melihat langsung titik-titik mana saja yang dibangun pos-pos. Diharapkan pembangunan tersebut dapat terlaksana, dengan begitu perekonomian di daerah perbatasan segera membaik apalagi setelah dua tahun tutup akibat pandemi,” pungkasnya. (fia/gin).
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…