Categories: PAPUA TENGAH

BKD Provinsi Masih Tunggu Kebijakan Wagub

Nicolaus Wenda ( FOTO: Yohana/Cepos)

Terkait Kuota 20.000

JAYAPURA – Terkait aspirasi para honorer yang menuntut hasil kuota 20.000 dari Kemenpan RB, BKD Provinsi mengakui hal ini masih ditindak lanjuti.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua, Nicolaus Wenda menjelaskan,  pihaknya sebagai koordinator, telah mengusulkan kepada Wagub Papua untuk mempersiapkan pembagian kuota 20.000 yang dimaksudkan oleh Kemenpan RB.

“Memang sampai saat ini saya belum ketemu langsung Wagub Papua, karena kesibukan beliau juga cukup padat, maka saya masih berusaha menunggu waktu yang tepat,”ungkap Nicolaus kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (20/3) .

Diakuinya, mengingat tenggang waktu yang diberikan oleh Kemenpan RB sudah lewat, yakni harusnya 15 Maretr 2021, pihaknya sudah menyerahkan daftar honorer Papua sesuai dengan kuota yang diberikan.

“Namun saat ini sudah melewati batas waktu yang diberikan kepada kami, untuk itu kami akan terus berusaha menyelesaikan kuota 20.000 ini dengan bertemu langsung Wagub Papua,” terangnya.

Terkait dengan pembagian kuota 20.000 tersebut kepada 28 kabupaten dan 1 kota, termasuk juga provinsi, sudah pihaknya lakukan, hanya saja masih harus diperiksa dulu oleh Wagub.

“Kami masih menunggu kebijakan dari Wagub Papua, nantinya seperti apa untuk pembagian kuota 20.000,” tambahnya.

Namun pastinya akan dilakukan evaluasi bagi setiap honorer yang ada di 28 kabupaten dan 1 kota termasuk juga Provinsi Papua, karena akan disesuaikan dengan kuota 20.000 yang diberikan oleh Kemenpan RB. (ana/ary)

newsportal

Recent Posts

Gubernur Papua Tiadakan Penerimaan CPNS

Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…

18 hours ago

3 Hari Berturut-turut Masyarakat Sipil Diserang

Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…

19 hours ago

Pola Pengamanan di Papua Bakal Dievaluasi

Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…

20 hours ago

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

21 hours ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

22 hours ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

22 hours ago