

Yulianus Rumbairussy ( FOTO: Yohana/Cepos )
JAYAPURA – DPR Papua mengharapkan Pemerintah Provinsi dapat melakukan pengelolaan aset-aset daerah, yang selama ini belum dikelola secara baik, sehingga bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Wakil Ketua III DPRP Yulianus Rumbairussy mengatakan pihaknya sudah melaporkan kepada Sekda Provinsi Papua terkait pengelolaan aset-aset daerah di Provinsi Papua yang belum dikelola dengan baik.
“Pengoptimalan pengelolaan aset daerah ini juga untuk meningkatkan PAD Provinsi Papua, karena jika kita lihat sampai dengan hari ini ketergantungan Provinsi Papua terhadap dana fiskal pemerintah pusat sangat tinggi,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (18/3).
Lanjutnya, sementara sumbangan PAD terhadap total APBD Provinsi Papua sebesar 12%, yang artinya 88 persen merupakan dana transfer dari pemerintah pusat.
“Sekarang kita harus berpikir bagaimana cara mendorong peningkatan PAD di Provinsi Papua. Salah satunya adalah melakukan pengolahan aset-aset daerah yang menjadi miliki Pemerintah Daerah, yang sampai sekarang belum dikelola maksimal,” jelasnya.
Pihaknya sangat berharap Sekda Provinsi Papua dapat mendorong OPD terkait untuk dapat mengoptimalkan pengelolaan aset-aset daerah tersebut.
Kami dewan siap memberi dukungan kepada OPD untuk secara serius melakukan pengelolaan, menginfentarisasi dan mengelola aset-aset yang mendatangkan uang.
Sementara itu, Sekda Provinsi Papua, Dance Yulian Flassy mengatakan bahwa pihaknya mendukung semua program yang menyentuh rakyat Papua, yang sedang pihaknya bahas dengan Komisi III DPR Papua.
“Ke depan kami harus bersinergi, yang mana sinergi ini bisa berjalan jika kita bangun komunikasi. Jadi kalau ada hambatan, maka tugas kita kasih lancar hal-hal yang menjadi kendala,” terangnya. (ana/ary)
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…