

Dr. Kenius Kogoya, Ketua DPD Hanura Papua, foto bersama dengan Jan Jap Orumeseray salah satu Kandidat Bakada ikut fit and proper test di Kantor Sekretariat DPD Hanura, Jumat (17/5). (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-DPD Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Papua menggelar fit and proper test (Tes Kelayakan dan Kepatutan) Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) yang mendaftar di Kantor Sekretariat Hanura Papua, mulai Jumat (17/5) dan Sabtu (18/5) hari ini.
Ketua DPD Hanura Papua Dr. Kenius Kogoya, mengatakan fit test and proper tes tersebut bertujuan menjaring Bakada baik Gubernur maupun Bupati/Walikota yang telah resmi mendaftar di Hanura.
“Hasil tes ini kita serahkan ke DPP, untuk ditindaklanjut,” ujarnya, Jumat (17/5).
Dikatakan dalam tahapan penjaringan Kandidat Bakal Calon Kepala Daerah ini, mengacu pada beberapa persyaratan dasar diantaranya harus memiliki visi dan misi untuk membangun daerah. Kemudian visi misi yang dibangun pro terhadap kepentingan rakyat.
“Fit and proper test ini, kita melihat apakah kandidat yang ada sesuai dengan visi misi partai atau tidak,” tuturnya.
Disebutkan jumlah Bakada yang telah resmih mendaftar di Partai Hanura dan akan mengikuti tes and proper test sekitar 40 bakal calon. Dari jumlah yang ada paling banyak dari Kabupaten Jayapura sebanyak 11 Kandidat. Kemudian Kabupaten Supiori 11 Kandidat. “Yang ada ini variasi ada Bakal Calon Bupati, juga Wakil termasuk bakal calon Walikota,” jelasnya.
Diapun mengharapkan melalui seleksi tersebut DPP Hanura dapat memilih kandidat yang memiliki komitment betul untuk membsngun tanah Papua kedepan. “Kalau untuk Bakal Calon Gubernur sudah ada mendaftar salah satunya Benhur Tomi Mano,” ungkapnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan partainya telah menetapkan sikap untuk mendukung…
Menurut Rocky, polemik pendidikan Gibran tidak bisa dikaitkan dengan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, sikap negarawan…
Beberapa poin yang dipersoalkan oleh pelapor terdiri atas proses penerbitan PKPU Nomor 19 Tahun 2023…
Nerlince mengatakan, pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut sudah berlangsung beberapa tahun oleh Pemerintah…
Menurut Fakhiri, pembangunan Papua tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.…
Menurut Mote, konektivitas menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di Waropen.…