

Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana Helena Carolina. ( FOTO: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana H. Carolina mengatakan Impor Papua pada Desember 2021 tercatat senilai US$50,62 juta atau meningkat 13,45 persen bila dibandingkan dengan impor pada November 2021 yang senilai US$44,62 juta.
“Impor 10 golongan nonmigas utama pada Desember 2021 tercatat senilai US$28,04 juta atau meningkat 43,72 persen bila dibandingkan November 2021 yang sebesar US$19,51 juta,” katanya dalam rilis kepada Cenderawasih Pos, Selasa (18/1) kemarin.
Lanjutnya, Impor dari tujuh negara utama pada Desember 2021 tercatat sebesar US$24,81 juta atau menurun 12,26 persen dibanding November 2021.
“Tiga negara pemasok barang terbesar ke Papua pada Desember 2021 adalah Australia senilai US$14,91 juta (29,46 persen), Finlandia dengan impor senilai US$13,66 juta (26,98 persen), dan Malaysia senilai US$9,74 juta (19,23 persen),” pungkasnya. (ana/gin)
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…