Categories: PAPUA TENGAH

Pemprov Papua Pamerkan Noken, Madu, Sagu dan Minyak Kayu di GCF Brasil

JAYAPURA – Rombongan Gubernur Papua yang diwakili dan sekaligus pimpinan Delegasi pertemuan GCF di Brazil  Sekda Provinsi Papua Dr. Muhammad Ridwan Rumasukun hadiri  kegiatan tersebut di Kota Manaus Negara Bagian Amazonas Brazil yang  dilaksanakan pada tanggal 15 – 19 Maret 2022.

Sekda Provinsi Papua, Ridwan Rumasukun menjelaskan, adapun kegiatan tersebut dapat  disampaikan beberapa catatan yakni kegiatan tersebut merupakan pertemuan tahunan GCF Task Force (Governors’ Climate and Forest Task Force – Satuan Tugas Gubernur untuk Hutan dan Perubahan Iklim).

“Ini merupakan forum pertemuan bagi 38 gubernur/kepala negara bagian dari negara-negara di Amerika, Afrika, Eropa dan Asia yang membahas dan melaksanakan kerjasama terkait hutan dan perubahan iklim,” katanya dalam rilis kepada Cenderawasih Pos, Kamis (17/3) kemarin.

Diakuinya, Provinsi Papua merupakan salah satu pendiri GCF Task Force bersama 9 negara bagian Provinsi yaitu Acre, Amapa, Amazonas, Maranhao, Mato Grosso, Para (Brazil), California, Illinois (Amerika Serikat), Aceh dan Papua (Indonesia) pada tahun 2009 – 2010.

Lanjutnya, Substansi yang  dibahas pada pertemuan tersebut  yaitu, human and community, membahas ekonomi kehutanan dan hak tenuarial ,  knowledge, technology and innovation, membahas terkait dengan integrasi teknologi dengan pengetahuan dan kearifan local.

Finance, investment and private sector, membahas terkait dukungan para pihak terkait dengan ekonomi kehutanan dan iklim,   government and public policy, membahas terkait dengan tata kelola yang baik dan kebijakan publik yang berkelanjutan.

“Pertemuan dilakukan melalui pertemuan pimpinan daerah provinsi/negara bagian, pembahasan panel track ke 4 hal tersebut diatas dan side event (acara tambahan, produk hasil masyarakat lokal),” katanya.

Menurutnya, dari pertemuan ini, delegasi dari Provinsi Papua membawa produk hasil hutan bukan kayu (Noken, Madu, Sagu, Minyak Kayu dan lainnya) hasil kerjasama masyarakat adat dengan Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua melalui Kesatuan Pengelolaan Hutan dan Cabang Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup. (ana/gin)

newsportal

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

13 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

14 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

15 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

16 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

17 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

21 hours ago