“Ini adalah sebuah pertandingan. Ada penonton mendukung kami, tetapi kadang mereka memberikan tekanan kepada kami karena mendukung tim lawan,” ujar Segares.
“Itu menjadi pengalaman berharga untuk pemain. Mereka akan bisa mengatasinya seiring waktu dan akan bermain baik karena hal itu,” kata Segares menambahkan.
Segares menyatakan AS berambisi meraih trofi untuk kali pertama. Selama ini, The Baby Nat sudah tampil 18 kali di Piala Dunia U-17. Namun, mereka lebih sering bertahan di penyisihan grup. Pencapaian terbaik AS di Piala Dunia 1999 saat menduduki peringkat empat.
“Kami bertanding dengan hasrat ingin menang karena kami selalu menganggap kalau setiap pertandingan adalah final,” kata Hall.
Sementara Pelatih Burkina Faso U-17, Brahima Traore, meyakinkan timnya siap mendapatkan hasil terbaik pada pertandingan kedua babak penyisihan Grup E Piala Dunia U-17 2023.
“Kami sudah belajar banyak dari pertandingan terakhir, dan saya yakin pemain tak mau mengalami kekalahan di laga kali ini,” ujar pelatih yang pernah bermain bersama Persib Bandung tersebut.(*)
Sumber: PSSI | Jawapos
Page: 1 2
Tim Opsnal Polsek Sentani Timur berhasil mengungkap kasus pencurian kabel tembaga jaringan listrik di Stadion…
Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Selatan…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap…
Mewakili puluhan anggota dewan tersebut,Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Yalimo, Simon Walilo, menegaskan bahwa dari…
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menyatakan bahwa penanganan wilayah pedalaman dan pegunungan membutuhkan pendekatan…
Sebanyak 115 butir telur burung paruh bengkok yang berhasil diamankan saat diselundupkan melalui bagian kargo…