Categories: PAPUA TENGAH

Jaga Bersama Kualitas Pemilu

Kegiatan Pendidikan Etik bagi Penyelenggara Pemilu, yang diselenggarakan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Fave Hotel Jayapura, Rabu (13/2) malam kemarin.( FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Kualitas Pemilu harus dikawal secara bersama-sama mulai dari jajaran penyelenggara, pemerintah, organisasi kemasyarakatan, partai politik, media massa, hingga seluruh komponen masyarakat.

 Hal ini disampaikan Ani Rumbiak kala mewakili Gubernur Papua, Lukas Enembe, dalam kegiatan Pendidikan Etik bagi Penyelenggara Pemilu yang diselenggarakan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Fave  Hotel Jayapura, Rabu (13/2) malam kemarin.

“Pemilu merupakan proses penguatan demokrasi demi terwujudnya tata pemerintahan yang efektif dan efisien, sehingga proses demokratisasi harus berjalan dengan baik, terkelola, dan terlembaga dengan kuat,”ungkapnya.

 Menurutnya, ini menjadi beban berat bagi penyelenggara Pemilu, baik KPU, Bawaslu sebagai pengawas, dan DKPP. Yang menjadi konsekuensi dalam menyelenggarakan Pemilu Serentak 2019 ini. Pelaksanaan Pesta Demokrasi yang tinggal menyisakan sekiranya sebulan lagi, maka diharapkan melalui kegiatan tersebut penyelenggara Pemilu dapat menghadapi tantangan penyelenggaraan Pemilu.

“KPU tingkat kabupaten/kota merupakan kunci sukses penyelenggaraan Pemilu di daerah yang diberi kewenangan oleh undang-undang agar menjalankan tugasnya secara profesional dan lebih mengedepankan pada aturan yang ada,”ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DKPP Pusat, Dr. Harjono, SH., MCL., mengingatkan kembali para peserta kegiatan tersebut, yang mana merupakan penyelenggara Pemilu di tingkat kabupaten/kota di Provinsi Papua, bahwa gawai besar Pemilu memiliki berbagai cost, dari anggaran, political cost (konsekuensi politik), hingga sosial cost (konsekuensi sosial).

“Namun kita harus bisa anggap kalau bisa biayanya itu biaya duit saja, sehingga social cost dan political cost-nya itu tidak usah ada. Sebab, Pemilu kita ini adalah suatu amanat yang diberikan konstitusi, di mana negara kita ini berkedaulatan rakyat, sehingga setiap 5 tahun sekali, rakyat itu dipersilahkan menggunakan kedaulatannya dengan memilih wakilnya yang ia percaya,”(gr/ary)

newsportal

Recent Posts

Posko Ditutup, Seluruh Bantuan Pengungsi Dok V Disalurkan

  Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan pada hari terakhir…

37 minutes ago

Protes Pembongkaran Lapak, Pedagang Ajukan Tuntutan ke Pemkot

   Penertiban yang dijalankan oleh tim gabungan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop)…

2 hours ago

Pemerintah Diminta Lebih Serius Tangani Banjir

Masyarakat di Kota Jayapura akhirnya seperti diajari untuk menerima situasi ini karena belum ada perubahan…

3 hours ago

Banyak Karhutla tapi Belum Ada yang Diproses Hukum

Kondisi tersebut ditemukan saat dirinya melakukan kunjungan ke Distrik Jagebob dan melihat langsung lokasi yang…

4 hours ago

Komnas HAM Didesak Investigasi Tewasnya Leonardus Konorop

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Merauke mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik…

5 hours ago

Modal Nekat Buka Bengkel, Kadang Sedih Karena Berulang Kali Dibobol Maling

Ya, mungkin dengan cara itu pria bernama Nawir ini bisa merasa tenang usai diterpa musibah.…

6 hours ago