Categories: PAPUA TENGAH

Molor Lagi, KPU Masuk Angin?

JAYAPURA– Lagi-lagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jayapura tak bisa menunjukkan komitmen untuk menentukan waktu hasil pleno Pilkada untuk suara gubernur dan wakil gubernur. Jika merujuk pada tahapan jadwal maka seharusnya semua sudah bisa diketahui pada 9 Desember lalu. Namun karena pleno PPD Japsel bermasalah terkait penggelembungan akhirnya berdampak hingga saat ini.

Lalu pada Kamis (12/12) kemarin proses kembali  dilanjutkan namun sekali lagi, pihak penyelenggara belum bisa menuntaskan persoalan yang ada. KPU Papua akhirnya memutuskan untuk  agenda diskor dan akan dilanjutkan pada hari ini (Jumat, 13/12).  Banyak yang menyayangkan kejadian ini karena sangat berpotensi terjadi pergeseran suara apalagi sebelumnya KPU Papua menyatakan hasil PPD Japsel cacat.

Ini tak lepas dari 9.137 suara yang dianggap tengah dialihkan untuk mendongkrak suara paslon 02, Mathius Fakhiri-Aryoko Rumaropen. Karena hingga pukul 01.00 WIT tadi malam tak juga mendapatkan keputusan, KPU akhirnya menskorsing dan menyatakan akan kembali  melanjutkan esok siang.

“Proses penyandingan data KPU Kota Jayapura belum tuntas sehingga KPU tetapkan pleno lanjutan untuk Kota Jayapura dilanjutkan hari Jumat,” kata Ketua KPU Provinsi Papua, Steve Dumbon.

Sekali lagi disampaikan bahwa yang membuat molor adalah proses pencocokan data D hasil tingkat Kota Jayapura yang belum tuntas. Padahal tadi malam, KPU Kota diberi waktu 2 jam untuk menuntaskan namun setelah 2 jam masih juga belum ada putusan. Situasi dalam proses pleno diawali dengan pembacaan nota keberatan ditingkat provinsi dan dari nota keberatan ini Bawaslu menyarankan agar persoalan penggelembungan suara di Jayapura Selatan diselesaikan ditingkat kota karena tak kunjung selesai ditingkat distrik.

Permasalahan itu berkaitan dengan hasil suara di Distrik Jayapura Selatan (Japsel) dimana suara Paslon 02 Mathius D. Fakhiri tidak sesuai dengan salinan C hasil Saksi BTM-YB. Adapun di dalam data yang dimiliki oleh saksi BTM-YB bahwa Paslon 02 hanya mendapatkan 29.063 suara namun saat rekapitulasi di Hotel Grand Abepura justru naik menjadi 38.200 suara. Dengan ini disinyalir telah terjadi penggelmbungan suara untuk MARI-YO sebanyak 9.137 suara.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kabut Asap Mulai Berkurang di Wamena, Penerbangan Kembali Normal

​Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…

25 minutes ago

Ayah dan Anak yang Dilaporkan Tersesat di Hutan Ditemukan Selamat

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…

1 hour ago

DKP Sinode KINGMI Dukung Penyelesaian Damai Sengketa Tapal Batas Kapiraya

Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…

2 hours ago

Pemprov Papua Selatan Kebut Pekerjaan Pembangunan Jalan

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…

3 hours ago

PSN Cetak Sawah Tidak Berada di Kawasan Konservasi Taman Nasional Wasur

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy  untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…

4 hours ago

MBG Tak Dipaksakan, Sekolah di Yahukimo Tetap Gratis

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Akso Balingga menyusul aksi demonstrasi pelajar yang…

5 hours ago