

Setiyo Wahyudi (FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Provinsi Papua menyebut kontribusi pajak daerah bertumbuh dengan bagus tahun ini.
“Saat ini pajak daerah secara total sudah mencapai Rp 1,1 T, artinya yang dulu hanya main di Rp 600 M sekarang sudah bergerak di angka Rp 1,1 T,” kata Kepala Bappenda Papua Setiyo Wahyudi kepada wartawan, Senin (13/9).
Setiyo menyebut jika pajak daerah yang memberikan angka kepastian, berbeda dengan retribusi daerah.
“Kalau pajak daerah itu ada masanya, dia akan membayar kembali dan sebagainya. Sehingga angkanya bisa dihitung dengan kepastian, tetapi kepastian juga harus didorong dengan kemampuan membayar,”Tuturnya.
Menurutnya, jika masyarakat sudah susah maka sudah pasti tidak membayar pajak. Sehingga itu, Pemerintah dengan kebijakannya memberikan Bantuan Sosial (Bansos) dan lainnya.
“Bappenda sendiri melakukan relaksasi itu bagian daripada meringankan beban masyarakat yang sudah bertubi tubi ditimpa Covid-19 hingga kenaikan harga BBM yang belum lama ini,” kata Wahyudi.
Wahyudi berharap dari waktu ke waktu kontribusi pajak daerah bergerak naik seiring sejalan dengan pertumbuhan. Dimana pajak daerah ini didapat dari Freeport, penggunaan air permukaan dan lainnya.
“Jangan sampai harga minyak naik masyarakat tidak mau konsumsi lagi,” pungkasnya. (fia/gin)
Menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) 600 PK, tim menyisir perairan Puriri sejauh 11 mil laut…
Rekianus mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Port Moresby…
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan penipuan lowongan…
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika mencatat tren penyalahgunaan narkotika kini marak menyasar kalangan pelajar…
Kerja sama tersebut melibatkan Kementerian Kesehatan, 14 rumah sakit rujukan nasional, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,…
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.30 WIT. Piket Satreskrim menerima laporan mengenai terbakarnya rumah milik…