

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua menggelar sosialisasi literasi digital bagi pelajar di SMP Negeri 1 Jayapura, Kamis (6/10). (FOTO:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua menggelar sosialisasi literasi digital bagi pelajar di SMP Negeri 1 Jayapura, Kamis (6/10). Terdapat 100 lebih pelajar didampingi para guru mengikuti kegiatan yang berlangsung di Aula sekolah setempat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri Agus Yudianto mengatakan, program Literasi Digital digelar di beberapa daerah salah satunya Kota Jayapura. “Tahun ini program Literasi Digital lebih spesifik menyasar mulai dari pelajar SMP,” kata Jeri dalam sambutannya.
Lanjutnya, program Literasi Digital dimaksudkan agar para pelajar dapat memahami bagaimana menggunakan media sosial dengan baik dan bijak. Sebab, di media sosial itu tidak semua informasi bermanfaat, karena ada juga informasi yang sifatnya bohong, provokstif dan sebagainya.
“Program Literasi Digital tidak hanya menyasar kalangan pelajar, tapi juga orang tua murid dan guru. Kita akan kasih tips kepada orang tua dan guru bagaimana memonitor anak-anak yang menggunakan berbagai platform medsos,” terang Jeri.
Sementara itu, Kepala SMP N 1 Jayapura, Purnama Sinaga mengapresiasi Dinskominfo Papua yang telah memilih sekolah setempat untuk memberikan materi literasi digital bagi pelajar.
“Program ini sangat baik karena sejalan dengan program gerakan literasi di sekolah untuk mengembangkan baca tulis, sains dan digital. Tapi untuk digital hanya fokus pada pemanfaatan fitur atau platform belajar,”Ucapnya.
Ia menyatakan, sosialisasi literasi digital bagi pelajar ini penting sebab saat ini semua informasi dapat diakses dengan mudah melalui internet.
“Karena itu, anak-anak pelajar ini harus pandai dan bijaksana dalam menggunakan atau menggali informasi serta paham mana berita bohong dan informasi yang layak diambil,” pungkasnya. (fia/gin)
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…