

Suasana pembukaan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat Provinsi Papua di Entrop, Selasa (5/3) kemarin. (FOTO:mboik/cepos)
Steve Dumbon: 11 Maret Sudah Harus Pleno Rekapitulasi Tingkat Nasional
JAYAPURA – Pleno tingkat PPD dan KPU kabupaten/kota nampaknya molor dari jadwal yang ditentukan yakni 5 Maret. Hal ini disebabkan beberapa faktor. Ketua KPU Papua, Steve Dumbon, mengatakan penyebab molornya pleno dikarenakan masalah ketidakcocokan data di tingkat bawah.
“Alhasil, teman teman di kabupaten/kota terpaksa turun tangan ikut membantu teman teman yang ada di PPD. Yang pasti, pleno di tingkat KPU kabupaten/kota harus segera selesai karena Selasa (5/3) kami mulai star dengan pleno tingkat provinsi,” ucap Steve, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (5/3) kemarin.
Menurut Steve, keterlambatan pleno di tingkat PPD dan KPU kabupaten/kota berdampak pada pleno tingkat provinsi.
“Sudah tentu berdampak, namun kita berusaha melakukan supervisi ke teman-teman untuk meminta segera selesaikan masalah masalah di bawah,” ujarnya.
Steve mengklaim, rata-rata pleno di tingkat kabupaten/kota sudah mencapai 95 persen. Tinggal menunggu finishing di satu sampai dua distrik yang dalam tahap perbaikan data dan lain lain. “Diharapkan dalam satu hingga dua hari kedepan semuanya sudah selesai,” pintanya.
Disinggung dengan kesiapan dari 9 KPU dari berbagai daerah, Steve Dumbon mengatakan dari hasil monitoring, hari pertama itu yang sudah siap adalah KPU Kabupaten Sarmi.
“Kita berharap untuk teman-teman KPU Kabupaten Kota yang lain segera menyusul sehingga kita tidak terbentur dengan waktu. Jadwal untuk tingkat provinsi itu kan sampai dengan tanggal 10 Maret dan tanggal 11 Maret Itu sudah harus pleno di tingkat nasional,” kata ketua KPU Provinsi Papua di sela-sela kapat pleno terbuka hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat Provinsi Papua, Selasa (5/3) kemarin.
Dia menjelaskan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan melalui PKPU jadwal pleno di tingkat Provinsi Papua mulai dari tanggal 5 Maret sampai dengan tanggal 10 Maret dilaksanakan pleno rekapitulasi tingkat Provinsi Papua.
“Sampai tadi malam kami lakukan koordinasi dengan beberapa KPU kabupaten/kota minta mereka segera menyelesaikan rekapitulasi,” ujarnya
Dari hasil koordinasi itu diketahui ada berbagai kendala yang dihadapi pihak penyelenggara di tingkat bawah. Terutama penggunaan sistem sirekap yang diharapkan untuk rekapitulasi hasil perolehan suara itu bisa melalui aplikasi tersebut, tapi ternyata tidak semua daerah mempunyai jaringan internet yang baik. Sehingga itu yang menjadi kendala, dan terpaksa petugas melakukan sistem rekapitulasi dengan sistem manual.
Kemudian ada juga pemungutan suaranya yang terkendala, sehingga dilakukan pemungutan suara susulan akibat distribusi logistiknya terlambat.
Page: 1 2
Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…
Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…
Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…
Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…
Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…