

Penutupan pelatihan Dasar CPNS Golongan II dan III di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua di Aula BPSDM Provinsi Papua, Selasa (5/7) kemarin.(FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Gubernur Papua Lukas Enembe melalui Kepala BPSDM Provinsi Papua Aryoko, AF Rumaropen, SP, M.Eng menutup Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua di Aula BPSDM Provinsi Papua, Selasa (5/7) kemarin.
Aryoko mengatakan, pelatihan dasar bertujuan untuk membentuk PNS yang profesional dan berakhlak. Sehingga mampu melaksanakan tugas dan perannya secara profesional sebagai pelayan publik.
“Mendidik dan memberi pengetahuan, keahlian, keterampilan kepada CPNS serta melatih dan membina disiplin serta memberi pencerahan dan pembinaan sikap mental untuk dapat melaksanakan tugas secara professional dengan dilandasi semangat kepribadian dan etika yang baik,”Terangnya.
Selain itu, diharapkan dapat menghasilkan kader bangsa yang tangguh dan mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa serta mampu memberikan pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat yang didasarkan pada komitmen, loyalitas dan dedikasi yang tinggi demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat di tanah Papua.
“Pelatihan dasar yang diikuti oleh CPNS ini merupakan proses peningkatan kompetensi, sedangkan yang menjadi tujuan adalah peningkatan komitmen dan kinerja ketika saudara-saudara kembali ketempat tugas,”Ucapnya.
Untuk mewujudkannya tidak sederhana, karena banyak tantangan, hambatan yang akan saudara hadapi. Oleh karena itu saudara dituntut untuk memiliki kemampuan yang handal mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, secara internal memelihara hubungan yang harmonis, antara atasan dan bawahan maupun dengan sesama pegawai bahkan dengan lingkungan sosial sebagai warga masyarakat.
“Selamat atas keberhasilan saudara mengikuti pelatihan dasar ini dan kepada para pengajar/fasilitator, panitia penyelenggara, tim keamanan, tim medis dan semua pihak yang telah membantu kelancaran penyelenggaraan pelatihan ini, saya ucapkan terima kasih,” pungkasnya. (fia/gin)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…