Categories: PAPUA TENGAH

Perbankan dan PT Pos Indonesia Diharapkan Ambil Peran Ganda

Terkait Penyaluran Bantuan dari Pemerintah

Muhammad Musa’ad ( FOTO: gratianus silas/cepos)

JAYAPURA- Dengan telah disalurkannya bantuan tunai berupa bantuan sembako, bantuan sosial tunai, dan program keluarga harapan, Presiden RI, Ir. Joko Widodo, meminta menteri dan gubernur di 34 provinsi untuk dapat mengawal penyaluran bantuan tunai tersebut. Dengan demikian, penyaluran dilakukan secara cepat, tepat sasaran dan jangan ada potongan yang dilakukan oknum tertentu.

“Bantuan ini nilainya utuh tidak ada potongan. Karena ini dikirim langsung kepada penerima manfaat melalui bank maupun Kantor Pos. Kami harap bantuan ini bisa meringankan keluarga yang terdampak Covid-19, sekaligus menjadi pemicu untuk menggerakan ekonomi nasional dan  memperkuat daya beli masyarakat, sehingga pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi lebih baik,” tegas Presiden RI, Ir. Joko Widodo, dalam sambutannya di Istana Negara dan disaksikan secara virtual di 34 provinsi, termasuk di Papua, Senin (4/1) kemarin.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Papua, Muhammad Musa’ad, berharap perbankan dan PT Pos Indonesia yang ditunjuk pemerintah, tidak hanya sekadar menjadi penyalur, tapi juga dapat memberikan sosialisasi bagi penerima manfaat dalam penggunaan bantuan untuk kebutuhan pokok.

“Jadi, tidak hanya menjadi penyalur, tapi bagaimana memberikan sosialisasi. Artinya, membantu pemerintah memberikan sosialisasi, terutama terkait penggunaan bantuan ini, yakni sebagaimana disampaikan Presiden dan Mensos untuk pemenuhan kebutuhan pokok rumah tangga,” jelas Muhammad Musa’ad.

  Sambung Musa’ad, bantuan tunai yang telah ditetapkan bagi setiap penerima manfaat tidak dipotong oknum tertentu.

“Anggaran yang telah ditetapkan sampai di penerima juga seperti itu. Dari kasus yang sudah-sudah, menjadi pembelajaran bagi kita, di mana masih ada potongan-potongan yang ditemukan dan sebagainya,”tandasnya.(gr/ary)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

11 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

19 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

20 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

22 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

23 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

24 hours ago