Categories: PAPUA TENGAH

Awal November, Realisasi PAD Capai Rp 998,6 M

JAYAPURA-Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Papua hingga awal November tahun 2022 telah mencapai Rp 998,6 M atau 93,36 persen dari target sebesar Rp 1,06 T.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Papua, Setyo Wahyudi menjelaskan, realisasi PAD itu di antaranya bersumber dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp 214,1 M dan Bea Balik Nama Kendaraan.

   “Pada bulan ini juga akan masuk Pajak Air Permukaan (PAP) PT. Freeport Indonesia sekitar Rp 19 M, kemudian Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) juga akan masuk sekitar Rp 20 M,” ucapnya.

   Lanjut Wahyudi, dengan tambahan penerimaan pajak dari dua sumber yakni PAP dan PBBKB maka dapat diasumsikan bahwa realisasi PAD Papua pada 2022 ini akan mencapai target, bahkan over target.

  “Dua sumber ini saja totalnya sudah Rp 40 M, sehingga estimasinya dua bulan terakhir ini ada pemasukan sebesar Rp 80 M, ini berarti dari dua sumber saja kita sudah over target, belum masuk penerimaan dari PKB, BBNKB dan lainnya di dua bulan itu,” jelasnya.

   Sementara itu, Wahyudi mengakui situasi kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) tentu berpengaruh pada menurunnya daya beli masyarakat, sehingga berdampak pula pada tingkat pembayaran pajak. Namun, dengan adanya kebijakan pembebasan denda PKB diharapkan bisa sedikit membantu warga.

   “Gubernur Papua kembali memperpanjang program penghapusan denda PKB hingga Desember 2022 dan ada diskon pula. Semoga bisa mendorong kemauan warga sebagai wajib pajak untuk membayar pajak kendaraan bermotornya,” pungkasnya. (fia/tri)

newsportal

Recent Posts

Kejati Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Jalan Boven Digoel

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…

37 minutes ago

Wajib Menang Meski Banyak Celah

Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…

16 hours ago

Sama-sama Mabuk, Seorang Guru Dibacok Teman Minum

Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…

21 hours ago

Tekanan Diplomatik di Forum PBB Momentum Emas Bagi Indonesia

Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…

22 hours ago

​Perjanjian Roma dan New York Agreement Dianggap Cacat

Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…

23 hours ago

16 Pejabat Baru Dilantik jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…

24 hours ago