

Dr.Muhammad Musa'ad, M.Si. (FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA – Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Muhammad Musa’ad ingatkan pedagang jangan melakukan penimbunan terhadap Bahan Pokok (Bapok).
“Jangan bermain di air keruh, melakukan penimbunan lalu kemudian menjualnya dikemudian hari ketika harga barang sudah mahal. Itu pelanggaran,” tegas Musa’ad saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos.
Disampaikan Musa’ad, ada satgas pangan yang juga melakukan tugasnya dan akan memastikan soal penimbunan.“Yang jual beli BBM jangan lakukan penimbunan di rumahnya lalu kemudian menjualnya ketika terjadi kelangkaan dengan harga yang tinggi, itu merupakan pelanggaran dan akan ditindak kalau ditemukan,” tegas Musa’ad.
Sementara untuk mengatasi inflasi kata Musa’ad, Pemerintah bersama pihak terkait melakukan langkah langkah seperti pasar murah dan lainnya. Terlebih sebentar lagi akan memasuki Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Lanjut Musa’ad, ada prediksi Nataru kemungkinan permintaan akan barang meningkat, sehingga berpengaruh pada kenaikan harga barang. Ini menjadi antisipasi di semua Tim Pengendali Inflasi Daerah.
“Kita di Papua tidak hanya pemerintah Provinsi tetapi juga teman teman dari BI, Polda Papua, Kejaksaan dan pihak BUMN akan melakukan evaluasi untuk menentukan kebijakan tepat dalam rangka memastikan tingkat inflasi bisa dikendalikan,” pungkasnya. (fia/tri)
Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…
Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…