

Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Kelurahan Waena saat melakukan aksi Demontrasi di Kantor KPU Kota Jayapura, Rabu (2/10).(foto: Petrus For Cepos)
JAYAPURA-Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Kelurahan Waena melakukan aksi demontrasi di Kantor KPU Kota Jayapura, Rabu (2/10). Aksi itu buntut dari penetapan nama-nama anggota KPPS oleh Ketua PPS Kelurahan Waena, pada Selasa (1/10) kemarin.
Anggota PPS protes lantaran diduga Ketua KPPS Kelurahan Waena melakukan pelanggaran penyelenggara pemilu. Pasalnya proses SK penetapan anggota KPPS tidak diputuskan berdasarkan hasil rapat bersama para anggota PPS di Kantor Sekretariat PPS namun dilakukan secara sepihak oleh ketua ditempat lain.
“Penetapan nama-nama anggota KPPS di Waena tidak sah karena dilakukan secara sepihak oleh ketua,” jelas anggota KPPS Kelurahan Waena Petrus Asmuruf kepada Cendrawasih Pos. Adapun jumlah anggota KPPS dikelurahan Waena sebanyak 245 orang. Jumlah ini tersebar di 35 TPS, masing masing TPS akan ditempatkan 7 orang KPPS yang meliputi ketua dan anggota.
“Kenapa yang demo ini RT Kelurahwan Waena, karena nama-nama yang keluar ini bukan masyarakat setempat,” bebernya.
Petrus menjelaskan proses pendaftaran anggota KPPS di kelurahan Waena dilakukan mulai 17-28 September 2024. Mulai tahapan itu hingga dilakukan seleksi adminsitrasi dikerjakan oleh semua pengurus. Akan tetapi menjelang penetapan ketua PPS membawa kabur dokumen pendaftaran itu tanpa memberitahui anggota PPS.
Petrus telah berusaha mengghubungi ketua PPS namun tidak ada respon.
“Kami sudah berusaha telpon, maupun pesan melalui Whatsapp sejak Sabtu (29/9) sampai SK ini ditetapkan dan diumumkan Selasa (1/10) namu Ketua PPS tetap tidak merespon,” bebernya.
Page: 1 2
Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…
Enam bulan pertama Tahun 2026 menjadi periode yang sarat tantangan bagi Kepolisian Daerah (Polda) Papua.…
Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut…
Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman. Padahal, jika dilakukan terus-menerus,…
Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…