

Hasil pertanian yang ada di Pasar Hamadi (FOTO:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Dinas Pertanian dan Pangan setempat menyebutkan musim kemarau yang kini sedang terjadi tidak mempengaruhi hasil produksi di wilayah Provinsi Papua.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua Samuel Siriwa mengatakan, khusus musim kemarau di wilayahnya berbeda dengan wilayah yang ada di pulau Jawa dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Menurut Siriwa, Papua memiliki musim yang tidak bisa diperkirakan. Pasalnya, walaupun disebut musim kemarau namun juga ada beberapa daerah yang mengalami musim hujan. Seperti di wilayah pegunungan masuk musim hujan, sehingga sayur-sayuran tetap berproduksi dengan baik.
“Kemudian di wilayah pesisir seperti di Merauke yang sebelumnya para petani telah melakukan panen,”Jelasnya.
Lanjutnya, kini fokusnya untuk menjaga stabilitas harga cabai dan bawang merah yang kini mulai mengalami kenaikan harga. Dengan begitu, dapat menjaga stok dan harga yang sehingga inflasi di Papua tidak terlalu naik.
“Dengan menjaga stabilitas harga ketika hari raya keagamaan pada Desember nanti stok komoditas bahan pokok dapat terjaga,”Pungkasnya. (fia/gin)
Untuk yang pertama diterbangkan di hari kedua pasca insiden penembakan tersebut Korban Aprida Rapi diterbangkan…
Kampung Onam merupakan salah satu kampung Perbatasan yang terletak di pinggiran sungai Sofker. Kampung ini…
Pemerintah Kabupaten Jayapura masih menghadapi pekerjaan rumah dalam penyelesaian kewajiban pembayaran tanah yang telah digunakan…
Dua dari sembilan perempuan yang menjadi korban penculikan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik…
Wakil Bupati Yahukimo Esau Miram, S.IP menyatakan Pemerintah Kabupaten Yahukimo telah mengalokasikan beras sebanyak 13…
Pihak manajemen dan tenaga kesehatan justru menjadikan kondisi ini sebagai pemantik untuk terus maju…