

Wasit asal Tiongkok Shen Yinhao. (Instagram)
JAKARTA-Kepemimpinan wasit kembali dipertanyakan, terlebih saat memimpin pertandingan semifinal Piala Asia U-23 2024 antara Timnas Indonesia U-23 versus Uzbekistan U-23.
Pertandingan mereka digelar di Stadion Abdullah bin Khalifa, Qatar, Senin (29/4) malam. Dan, skuad Garuda Muda harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor 0-2.
Tapi, di balik perjuangan skuad asuhan Shin Tae-yong, kepemimpinan wasit asal Tiongkok, Shen Yinhao, menjadi perhatian khusus dari penggemar sepak bola Tanah Air.
Wasit berusia 38 tahun itu dianggap kurang tegas dalam memimpin pertandingan semifinal tersebut. Shen dianggap membuat sejumlah keputusan kontroversial, di mana keputusannya merugikan Indonesia.
Contoh kecil saat Witan Sulaeman dilanggar di dalam kotak 16 pas oleh pemain Uzbekistan, Abduvohid Ne’matov, di babak pertama. Awalnya Shen sempat menunjuk pelanggaran.
Namun, terdapat interaksi dengan wasit VAR asal Thailand, Sivarkorn Pu-Udom. Alih-alih mendapatkan penalti karena pelanggaran terjadi di dalam kotak, Shen malah meniadakannya hingga menunjuk tendangan gawang untuk Uzbekistan.
Selain itu, keputusan Shen yang dianggap terlalu ‘sadis’ sebelumnya saat memberikan kartu merah kepada Rizky Ridho di babak kedua. Setelah berkomunikasi dengan Sivarkorn, Shen menilai kapten Garuda Muda itu telah bersalah menendang bagian kemaluan pemain Uzbekistan. Imbasnya, Uzbekistan dapat menambah keunggulan setelah itu.
Ternyata, tak hanya Shen yang dianggap kontroversial dalam menjalankan peran sebagai wasit. Sejumlah wasit berikut ini dianggap melakukan hal sama, yakni merugikan klub.
Page: 1 2
Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…
Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…
Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…
Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…
Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…