

Mantan pemilik Chelsea, Roman Abramovich dinilai melanggar aturan keuangan saat sedang menjalankan transisisi kepemilikan kepada pemilik baru, Todd Boehly. (Getty Images)
SETELAH Everton mendapat hukuman pengurangan poin karena melanggar Financial Fair Play (FFP), kini dua klub raksasa Liga Primer Inggris, Chelsea dan Manchester City pun terancam mendapatkan perlakuan yang sama oleh pihak komisi independen.
Hukuman mendadak yang diterima Everton membuat mereka terguncang karena kerugian pengurangan 10 poin.
Itu membuat posisi The Toffees terjun bebas ke urutan kedua terbawah klasemen dan terancam terdegradasi. Pasca putusan tersebut, mereka berencana akan mengajukan banding.
Akibat permasalahan tersebut, isu pelanggaran FFP yang dilakukan The Blues dan The Citizens kini kembali mencuat ke permukaan.
Dilansir dari Daily Mail, mantan Penasihat Keuangan Man City, Stefan Borson baru-baru ini men-X tepat setelah berita Everton tersiar pada Jumat (17/11) malam.
“Tanpa memandang hukuman ataupun hadiah minus 10 poin untuk Everton, rasanya sangat memberatkan karena pelanggaran FFP itu terlalu kasar bagi saya. Namun, apabila (kasus pelanggaran) dapat memperkuat sanksi terhadap Man City dan Chelsea (apabila keduanya terbukti bersalah), mereka berpotensi akan dikenai sanksi degradasi,” tulis Borson dalam platform X.
Page: 1 2
emerintah Provinsi Papua Selatan berkomitmen memperkuat jaminan perlindungan para pekerja di daerah tersebut. Jaminan sosial…
Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Tembagapura menggelar kegiatan belajar mengajar darurat bagi anak-anak di Distrik Tembagapura,…
O2SN tingkat Provinsi Papua Selatan tersebut diikuti siswa SMP, SMA dan SMK serta SLB dari…
Wakil Ketua II DPRP Papua Pegungunungan Terius Yigibalom, SH, M.Si menilai bahwa terkait dengan stasiun…
Gelandang Persipura Jayapura, Bima Ragil, memastikan akan tetap berseragam Merah Hitam untuk kompetisi Championship musim…
Bek asing Persipura Jayapura, Arthur Vieira mengaku sudah sangat nyaman dengan tim Persipura. Meski hanya…