Jude Bellingham mempunyai harapan besar pada final itu. Dia dan rekan-rekannya ingin menciptakan sejarah dan membuat rakyat Inggris bangga.
”Kami tidak pernah berhasil dan tidak mampu mewujudkannya,” ucap mantan pemain Borussia Dortmund tersebut saat diwawancarai Daily Mail.
Kritik kerap diterima Jude Bellingham. Menurut Markus Babbel, mantan pemain Liverpool dan Jerman, pemain muda tersebut mempunyai sikap superioritas di skuad Inggris. Bahasa tubuhnya tidak menunjukkan sikap yang baik saat segala sesuatu tak sesuai kemauannya. Sikap Bellingham membuat rekan setim seperti dianggap tidak penting.
Menurut Babbel yang bermain pada 1990 hingga 2000 tersebut, Bellingham seperti mempunyai sikap yang berbeda saat bersama Real Madrid dan Inggris.
”Saat bersama Los Blancos, dia seperti pemain yang mampu mengatasi tekanan apapun hingga mampu meraih juara La Liga dan Liga Champions. Sementara bersama tim asuhan Gareth Southgate tersebut, seperti pemain yang kurang termotivasi bahkan kesulitan melawan Serbia dan Slovakia,” ucap Babbel.
Setelah pertandingan melawan Slovakia di babak 16 besar, Jude Bellingham menulis di caption Instagram mengutip kata-kata Theodore Roosevelt. Bukan kritikus yang penting, penghargaan diberikan kepada orang yang benar-benar berada di lapangan dan wajahnya dinodai debu, keringat, serta darah. (*)
Sumber: Jawapos
Page: 1 2
Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…
Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…
Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…
Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…
Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…
Gebyar Pajak 2026 yang digelar di halaman Kantor Bapenda Papua, Kamis, 13 Agustus 2026,…