Categories: MIMIKA

PTFI Mulai Ekspor Konsentrat Tembaga ke Smelter

MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) kini telah mengekspor konsentrat tembaga dari gudang konsentrat milik Freeport yang berada di kawasan Pelabuhan Amamapare, Kabupaten Mimika, Papua Tengah ke Smelter yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Gresik, Jawa Timur.

Vice President Corporate Communications PTFI, Katri Krisnati mengatakan, ekspor ini dilakukan setelah PT Freeport Indonesia mendapatkan izin ekspor konsentrat tembaga dari Pemerintah Pusat.  “Pengiriman ekspor konsentrat tembaga sudah dilakukan pada tanggal 4 Juli 2024,” kata Katri saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Minggu (14/7/2024).

Katri menjelaskan, adapun volume izin ekspor konsentrat tembaga PTFI hingga 31 Desember 2024, yaitu sekitar 840 ribu Wet Metric Ton (WMT).

Ia mengatakan, saat bulan Juni 2024 sebelum izin ekspor terbit, konsentrat tembaga yang diproduksi disimpan atau ditampung pada gudang konsentrat milik Freeport yang berada di kawasan Pelabuhan Amamapare, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Pengiriman konsentrat tembaga sendiri telah dilakukan perdana dari Pelabuhan Amamapare, telah dikirimkan dan tiba di pelabuhan Smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus Gresik, Jawa Timur, pada tanggal 21 Juni 2024.

Sementara itu, sebelumnya pada tanggal 27 Juni 2024, smelter PTFI di kawasan JIIPE Java Integrated and Industrial Port Estate (KEK JIIPE), Gresik, Jawa Timur telah dilakukan pengujian, percobaan, trial, untuk memastikan peralatan dan sistem yang didesain, diinstal, dan dioperasikan sudah sesuai rencana.

Saat comisioning pabrik smelter, Presiden Direktur (Presdir) PTFI, Tony Wenas mengatakan bahwa, pabrik smelter tembaga single line merupakan yang terbesar di dunia dengan kapasitas 1,7 juta ton konsentrat, dimana total investasi pabrik smelter itu sebesar USD 3,7 miliar atau Rp58 triliun.

Pabrik smelter itu akan menghasilkan 600-700 ribu ton katoda tembaga. Dan pada Desember 2024 nanti, setelah dilakukan pemurnian, bisa menghasilkan emas 50-60 ton dan perak 220 ton per tahun.(mww)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

1 day ago

Bupati Keerom Minta Distrik Bersih dan Aman jelang Puncak HUT RI

Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…

1 day ago

Kapolres Merauke: Jangan Sampai Kejadian di Puncak Terjadi di Merauke

Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…

1 day ago

Ini Alasan Fatal Mengapa Bendera Merah Putih Haram Menyentuh Tanah!

Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…

2 days ago

Potensi Besar di Sektor Retribusi, Tapi Terbentur Kepentingan Masyarakat Adat

   Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…

2 days ago

Meriahkan HUT RI, Joged Veronika dan Yospan Asaibori di Mandala

  Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…

2 days ago