Pelatih asal Portugal itu melanjutkan tidak akan mengambil pusing atas penampilan buruk Onana di laga melawan Lyon. Dia lebih memfokuskan untuk kembali menjalani rutinitas dan melihat pertandingan berikutnya.
“Kami terus melakukan hal yang sama. Berlatih, menyaksikan pertandingan, mencoba memilih sebelas pemain terbaik untuk memenangkan pertandingan,” sambung Amorim.
Beberapa waktu lalu ketika eks kiper Inter Milan ini melakukan kesalahan, Amorim adalah orang pertama yang melindunginya. Dan tampaknya, sang pelatih masih tetap percaya dengan kemampuan sang pemain.
“Tidak ada yang bisa saya katakan kepada Andre (Onana) pada saat ini yang bisa membantunya, jadi yang terpenting adalah bersikap natural dan ketika saatnya tiba, saya akan memilih tim terbaik untuk bermain. Namun saya sangat yakin dengan Andre,” imbuh Amorim.
Onana dan Manchester United akan berusaha untuk bangkit saat mereka menghadapi Newcastle United yang sedang dalam performa terbaiknya di Premier League pada akhir pekan nanti.
Dengan Setan Merah berada di peringkat 13 di Premier League, satu-satunya harapan realistis mereka untuk bermain di kompetisi Eropa musim depan adalah melalui jatah Liga Champions yang akan diberikan kepada pemenang Liga Europa. (*/Jawapos)
Page: 1 2
Setiap empat jam sekali, alarm sunyi di benak Rizki berdering. Tidak peduli matahari baru merayap…
Perwakilan masyarakat adat Kampung Nafri, Kristison Hanuebi, mengatakan, pihaknya telah dua kali mengikuti upaya fasilitasi…
Berkurangnya volume penerbangan baik pesawat cargo dan penumpang dalam satu pekan terakhir berdampak ketahanan stok…
Mahkamah memberikan tenggat waktu paling lama dua tahun untuk melakukan perubahan terhadap undang-undang tersebut sejak…
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Bambang Budiandoyo, menyatakan terkait dengan kondisi Kabut asap di…
Beban moril dipikul punggawa Persipura pada laga menjamu PSBS Biak di Stadion Sriwedari, Solo, pada…