Tuai Kritikan
Format kompetisi baru ini mendapat respon beragam dari berbagai kalangan suporter, salah satunya fans Borussia Dortmund.
Pada laga melawan Newcastle Rabu (8/11) kemarin, salah satu kelompok fans mereka yakni kelompok tribun utara melakukan aksi pelemparan replika uang Euro dan emas batangan palsu kedalam lapangan.
Selain itu mereka juga menulis sebuah surat terbuka kepada seluruh penggemar sepakbola di Eropa dengan judul “Reclaim The Game – Football For Billions of Fans, Not Millions of Euros”.
Mereka mengkritisi format baru ini dan menganggap tujuan sebenarnya dari penerapan sistem baru di kompetisi bergengsi eropa ini hanya untuk memenuhi pundi-pundi para petinggi federasi.
Selain itu mereka juga mengatakan bahwa fase grup yang monoton sebenarnya terjadi karena kesenjangan keuangan yang merupakan hasil buruknya penerapan regulasi Financial Fair Play oleh UEFA.
“seringkali hasil pertandingan sudah bisa ditebak setelah fase grup diundi, sehingga pertandingan yang berlangsung menjadi monoton” tulis mereka.
Mereka menutup surat tersebut dengan mengatakan bahwa mereka akan terus menyuarakan hal ini kepada khalayak sepakbola di tanah Eropa. (*)
Sumber: Jawapos
Penyusunan Renstra tersebut dibahas dalam dua kali rapat koordinasi lintas sektor. Rapat pertama dipimpin langsung…
BTM menegaskan, PDI Perjuangan menghormati keputusan dan kewenangan Gubernur Papua dalam membentuk struktur percepatan pembangunan…
“Kami akan usahakan lebih cepat dari waktu yang diberikan gubernur, ada beberapa yang harus diperbaiki.…
Kepala DLH Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggeng, mengatakan bahwa pergantian tenaga kerja tersebut merupakan tindak lanjut…
Dalam perjalanan, mesin speedboat mengalami gangguan dan mati mendadak sehingga perahu kehilangan kendali dan terbalik.…
Meski secara umum BPK menyimpulkan bahwa pengelolaan belanja daerah Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten…