Sementara itu, Arab Saudi, meskipun hanya finis sebagai runner-up di Grup C, tetap menjadi ancaman serius bagi siapapun yang berhadapan dengan mereka. Meskipun mengalami kekalahan tipis 1-2 dari Irak di laga terakhir, namun status mereka sebagai juara bertahan turnamen ini memberikan warna tersendiri dalam persaingan.
Di sisi lain, kegagalan Thailand dan Malaysia melaju ke babak berikutnya menjadi pukulan telak bagi kedua negara tersebut. Meskipun kedua tim tersebut termasuk dalam jajaran tim-tim yang diunggulkan sebelumnya, namun performa yang kurang memuaskan membuat mereka harus mengakhiri perjuangan mereka lebih awal.
Bagi Indonesia, pencapaian gemilang ini bukan hanya sekadar prestasi di lapangan, namun menjadi cerminan dari semangat dan tekad yang tinggi dalam mengharumkan nama bangsa. Dukungan dan semangat dari seluruh rakyat Indonesia menjadi pendorong utama bagi para pemain Garuda Muda untuk terus memberikan yang terbaik.
Dalam sepak bola, tidak ada yang mustahil. Meskipun tantangan yang dihadapi begitu besar, namun dengan semangat dan kerja keras, Timnas Indonesia U-23 berpotensi menjadi kejutan besar dalam turnamen ini. Dengan setiap langkah yang mereka ambil, mereka tidak hanya meraih kemenangan bagi diri mereka sendiri, namun juga bagi seluruh bangsa Indonesia. (*)
Sumber: Jawapos
Page: 1 2
Dengan posisi sebagai ekonomi terbesar di kawasan dan anggota G20, ia menyebut bahwa Indonesia memiliki…
Ia menyebutkan bahwa tahapan pendaftaran dibuka pada bulan Februari bulan depan. Bahkan jumlah formasi yang…
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Boby Awi menjelaskan bahwa kenaikan target tersebut seiring…
Menurutnya, LHP yang diserahkan bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi cerminan sejauh mana pengelolaan keuangan…
Pelantikan sejumlah staf khusus ini oleh Fakhri menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Lantaran,…
"Total seluruh penduduk di wilayah Papua sebanyak 4,58 juta jiwa. Untuk Provinsi Papua sebanyak 1,10…