Categories: SEPAKBOLA INDONESIA

Benarkah Kevin Diks jadi Pemain Naturalisasi Terakhir untuk Timnas Indonesia?

JAKARTA-Penggawa FC Copenhagen Denmark, Kevin Diks menjadi pemain keturunan Indonesia terkini yang dinaturalisasi menjadi WNI agar bisa membela Timnas Indonesia.

Setelah Kevin Diks, masih belum diketahui siapa lagi pemain keturunan Indonesia yang akan dinaturalisasi selanjutnya. Namun, apakah Diks adalah naturalisasi terakhir?

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Dito Ariotedjo pun menegaskan bahwa Kevin Diks bukan merupakan pemain terakhir yang menjalani naturalisasi untuk timnas Indonesia.

Menurut Menpora, ke depannya masih ada pemain-pemain keturunan Indonesia lainnya di luar negeri yang akan menjalani proses naturalisasi. “Ini bukan proses naturalisasi yang terakhir,” kata Dito, seperti dikutip dari Antara, dari akun resmi Instagram miliknya, Selasa (5/11).

Menteri berusia 34 tahun itu bahkan menyebut proses naturalisasi terhadap atlet ini nantinya tidak hanya terjadi di sepak bola, melainkan juga terjadi di cabang olahraga lainnya.

“Pastinya ke depan mungkin ada proses-proses naturalisasi lainnya dan dari cabang-cabang olahraga lainnya. Takutnya kalau tidak disampaikan nanti kaget,” imbuh dia.

Dalam keterangannya, Dito juga menegaskan bahwa naturalisasi ini adalah strategi jangka pendek menengah untuk memajukan persepakbolaan Indonesia.

Ia juga menjamin pemain-pemain keturunan yang dinaturalisasi tidak dipilih secara sembarangan, melainkan tetap mempertimbangkan kualitas sang pemain itu sendiri. Dan yang lebih penting memiliki darah Indonesia maksimal dari kakek dan neneknya.

“Prinsipnya proses naturalisasi ini merupakan salah satu strategi jangka pendek menengah. Seluruh atlet yang dinaturalisasi merupakan atlet yang darah asli dari Indonesia, hanya berbeda tempat lahir saja,” ucap Dito.

Sebagaimana diketahui, proses naturalisasi Kevin Diks dan dua pemain sepak bola putri, Noa Johanna Christina Cornelia Leatomu dan Estella Raquel Loupattij baru saja mendapat persetujuan dari rapat paripurna DPR RI, Selasa (5/11).

Setelah persetujuan tersebut, agar bisa membela Timnas Indonesia, mereka tinggal menunggu terbitnya Keppres (keputusan presiden) dari Presiden Prabowo Subianto. Lalu pengambilan sumpah sebagai WNI bersama Kementerian Hukum (Kemenkum), serta perpindahan federasi. (*/Jawapos/Antara)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

1 day ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

1 day ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

1 day ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

1 day ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

1 day ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

1 day ago