

Kiper milik klub Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat FC Dallas Maarten Paes saat menjalani pengambilan sumpah menjadi WNI di Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Selasa, (30/4). (PSSI/Antara)
JAKARTA-Kiper milik klub Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat FC Dallas Maarten Paes mengaku tidak sabar untuk segera membela timnas Indonesia. Itu menyusul status kewarganegaraan Indonesia yang resmi disandangnya.
Kiper 25 tahun itu resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) setelah merampungkan pengambilan sumpah menjadi warga Indonesia di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) DKI Jakarta, Jakarta Timur, Selasa (30/4).
”Saya sangat bangga. Ini adalah momen besar (bersejarah) bagi saya. Momen yang membahagiakan untuk dibagi bersama masyarakat Indonesia, saya sangat bangga dan tidak sabar untuk memulai bermain (bersama timnas Indonesia),” kata Maarten dari laman resmi PSSI seperti dilansir dari Antara, Rabu (1/5).
Maarten berpeluang besar untuk memperkuat Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua saat melawan Irak pada 6 Juni dan Filipina pada 12 Juni di kandang. Namun, kurang lebih satu bulan menuju dua laga pemungkas kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran kedua itu, dia harus memenuhi beberapa syarat agar dapat tampil membela Merah Putih. Salah satunya menunggu hasil sidang di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) karena Maarten pernah membela timnas Belanda U-21 di Piala Eropa U-21 2021 saat dia berumur 22 tahun.
Page: 1 2
Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…
- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…
–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…
BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…