

Pemain Persipura Jayapura saat melakukan latihan di Stadion Mandala Jayapura beberapa hari lalu. (foto: Erianto / Cenderawasih Pos)
JAYAPURA – Nasib Persipura Jayapura pada kompetisi Liga 2 kini di ujung tanduk. Tim kebanggaan masyarakat Papua itu akan melakoni laga hidup mati mereka kontra Persibo Bojonegoro dalam partai play-off terakhir Liga 2 2024/2025.
Persipura terpaksa kembali berjuang dari play-off terakhir setelah finish pada peringkat ketiga grup K dengan koleksi 14 poin. Mereka menghadapi peringkat ketiga grup J, Persibo Bojonegoro yang meraih 13 poin.
Laga krusial ini akan berlangsung di Stadion Mandala Jayapura pada Jumat (28/2) besok. Pemenang dari laga ini secara otomatis tetap bertahan pada kompetisi Liga 2, sementara yang kalah akan terdegradasi ke Liga 3 atau Liga Nusantara.
Pertandingan play-off degradasi terakhir ini hanya dilaksanakan dalam satu pertandingan. Persipura ditunjuk sebagai tuan rumah karena memiliki koleksi poin lebih tinggi dari Persibo. Juru taktik Persipura, Ricardo Salampessy mengatakan bahwa mereka sudah mengantisipasi hal ini. Sehingga mereka belum meliburkan pemain pasca laga terakhir play-off degradasi grup K.
“Kita sudah jauh hari sudah mengantisipasi situasi ini dan secara keseluruhan anak-anak sudah fokus,” ungkap Ricardo kepada awak media, Rabu (26/2). “Beberapa hari setelah pertandingan terakhir kami tetap melakukan latihan, dan secara keseluruhan kami sudah siap menghadapi Pertandingan lawan Persibo,” sambungnya.
Persipura dipastikan siap turun dengan Skuad terbaik mereka. Hanya Marinus Wanewar dan Ian Kabes yang kemungkinan diragukan tampil yang masih dalam proses pemulihan. Pelatih yang akrab disapa Erik itu juga mengingatkan pemainnya untuk tetap hati-hati. Mengingat Persibo memiliki kualitas pemain yang merata.
“Mereka (Persibo-red) tim yang bagus dan tentunya mereka mempersiapkan diri dengan bagus. Tapi fokus utama saya itu tim saya sendiri dan tetap mengantisipasi kekuatan dari Persibo,” pungkasnya. (eri/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…