

Pemain Pesipura, Fery Pahabol saat mengikuti sesi latihan di Stadion Mandala Jayapura belum lama ini. Persipura dijadwalkan akan kembali melakoni pertandingan pada Minggu (28/9) (foto:Erianto / Cepos)
JAYAPURA – Hasil positif usai mengalahkan PSIS Semarang telah dilupakan. Sat ini tim Persipura Jayapura tengah fokus untuk menjamu Kendal Tornado FC dalam lanjutan Championship 2025/2026 pekan ketiga. Laga akan berlangsung di Stadion Utama Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Minggu (28/9) besok.
Secara pengalaman dan materi pemain, tuan rumah lebih diunggulkan dalam laga ini. Boaz Solossa diyakini mampu melanjutkan tren positif mereka atas tim promosi itu. “Mereka (Kendal Tornado FC) tim promosi dari Liga 3, namun tidak boleh dianggap remeh. Hasil yang mereka dapat kemarin tidak bisa menjadi ukuran untuk mudah bagi kita,” ungkap juru taktik Persipura, Ricardo kepada awak media, Kamis (26/9).
Meski sebagai tim promosi, namun Ricardo tak ingin jemawa. Mengingat laga sebelumnya mampu menahan imbang 0-0 Persela Lamongan. Apalagi Kendal Tornado FC kini dihuni beberapa pemain eks Liga 1 yang membuat tim berjuluk Laskar Badai Pantura itu patut diperhitungkan.
“Secara materi pemain tidak memperlihatkan mereka sebagai tim promosi. Mereka dari komposisi cukup solid, dimana beberapa pemain eks liga 1 yang sudah cukup pengalaman,” ujarnya. “Dua pertandingan juga tidak begitu sulit mereka cukup solid,” sambungnya. Namun Ricardo membeberkan sudah mengantongi kekuatan dan kelemahan kawan secara spesifik.
“Ada beberapa hal yang kami coba pelajari dan antisipasi, kami akan manfaatkan apa yang menjadi kelemahan lawan,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa kemenangan adalah harga yang tidak bisa ditawar lagi untuk menjaga kans dalam perburuan tiket Liga 1.
“Ini kandang kita, harapan dari suporter dan masyarakat menginginkan kita mendapatkan hasil terbaik. Tiga poin tentunya menjadi wajib apalagi persaingan kedepan akan ketat, jadi di kandang jangan sampai kehilangan poin,” pungkasnya.
Page: 1 2
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…