

Sansan Husaeni (kanan) saat melakukan selebrasi bersama Gunansar Mandowen dan Irfan Mofu ketika meraih kemenangan atas Kalteng Putra pada laga perdana Liga 2 wilayah timur di Stadion Lukas Enembe pada 29 Agustus lalu.( FOTO: Erik/Cepos)
JAYAPURA – Striker anyar Persipura Jayapura, Sansan Husaeni mulai membuktikan kualitasnya. Diturunkan sejak menit awal saat bersua Sulut United, mantan pemain Rans Nusantara FC itu langsung mencatatkan namanya di papan skor pada menit 11″.
Kala itu, Persipura sukses mengalahkan Sulut United dengan skor 2-1. Satu gol Persipura dicetak oleh Ramai Rumakiek pada menit 28″.
Dalam laga ini, Sansan sebenarnya mencetak dua gol, sayang salah satu golnya dianulir wasit yang dianggap offside.
Sansan merasa bangga bisa dipercayakan turun sejak menit awal setelah dua laga sebelumnya bermain dari bangku cadangan.
“Setelah 2 match duduk di bangku cadangan, dan match ke-3 diberikan kesempatan menjadi inti, cukup senang, tentu nyaman sekali,” ungkap Sansan kepada Cenderawasih Pos, Selasa (13/9).
Terkait keran golnya yang mulai terbuka, Sansan mengaku tidak ingin membebani dirinya. Dia mengaku hanya ingin bekerja keras untuk bisa memberikan kemenangan bagi pasukan Mutiara Hitam.
“Berbicara gol, bagi saya tidak begitu dipikirkan. Memang terkadang berat beban striker dituntut untuk buat gol,” ujarnya.
“Yang penting kita setiap pertandingan bisa meraih poin, itu paling penting. Dan semoga ini awal yang baik untuk saya pribadi. Tetapi sepak bola tidak bermain sendiri ada tim. Solid itu paling penting,” sambungnya.
Dia juga mengaku sangat bahagia bisa menjadi bagian dari Persipura yang sedang berjuang untuk kembali bermain di pentas Liga 1 Indonesia. “Saya ucapkan terima kasih setelah bergabung kurang lebih 1 bulan bisa diterima sama rekan-rekan pemain, dan terbilang singkat adaptasinya,” pungkasnya. (eri/nat)
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…