

Pemain Persipura saat melakukan latihan di lapangan pemanasan Stadion Lukas Enembe, Selasa (9/8).(FOTO:Erik / Cepos)
JAYAPURA – Persipura Jayapura terus intens melakukan persiapan jelang kick off liga 2 pada 27 Agustus mendatang. Saat ini tim asuhan Ricky Nelson itu sedang fokus membenahi pertahanan mereka.
Menurut Ricky Nelson, timnya saat menyerang dan bertahan harus sama baiknya. Sehingga dua hal ini menjadi fokus dalam program latihan mereka dalam beberapa pekan terakhir.
“Bulan lalu kita perbanyak latihan attacking, dan sekarang kita sudah mulai melakukan defence, baik di atas, tengah dan di bawah. Semua harus baik,” ungkap Ricky Nelson kepada Cenderawasih Pos ketika ditemui di kawasan Stadion Lukas Enembe, Selasa (9/8).
Selain soal latihan attacking dan defence, pelatih kelahiran Kupang itu juga membeberkan jika mereka juga mulai memberikan tekanan dalam latihan dengan menaikkan tempo dengan intensitas tinggi.
“Tempo sangat tinggi, maka resiko cedera sangat besar, saya mau pemain bermain dengan tempo yang tinggi. Tapi kita juga selalu perhatikan, jangan sampai terjadi benturan yang berbahaya,” ujarnya.
Dengan waktu sisa, mantan pelatih Sulut United dan Borneo FC itu optimis, skuad mereka sangat siap untuk menghadapi kompetisi liga 2 musim ini.
Terkait komposisi pemain, pelatih berusia 42 tahun itu mengaku puas dengan kuota 32 pemain yang sudah mereka miliki saat ini. Menurutnya, 32 pemain tersebut sudah cukup untuk mengarungi kompetisi Liga 2 dan Piala Indonesia musim ini.
“Setiap klub berhak mendaftarkan 35 pemain, tapi kita tidak mesti 35. Saya pikir 32 pemain sudah cukup. Kalau memang mau tambah, ya saya maunya anak-anak magang saja, biar nanti jika lolos liga 1, mereka sudah terbiasa dengan tim senior,” pungkasnya. (eri/wen)
Wakil Papua, Persiker Keerom bergabung di grup K bersama Celebest FC, Perslotim Lombok Timur dan…
Bima Ragil mengatakan, dirinya hanya berada sekitar dua hari di Jombang sebelum kembali melanjutkan aktivitas…
Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, fokus mengoptimalkan pelayanan 3B yang mencakup ibu…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal, khususnya sektor perkebunan kelapa,…
Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya penambahan personel pengamanan, pelibatan tokoh gereja…
‘’Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Gapoktan tersebut lebih bisa dipertanggung jawabkan ketimbang Pertamini. Pertamini ini…