

Tampak Pelatih Timnas Futsal Hector Souto didampingi Ketua PSSI Papua, Benhur Tomi Mano saat melakukan seleksi di GOR Waringin, Kota Jayapura, Sabtu (25/4). (foto:Erianto / Cepos)
JAYAPURA – Program Talent Detection Futsal U-17 yang berlangsung di GOR Waringin, Kota Jayapura, Sabtu (25/4) kemarin diikuti sebanyak 218 pemain muda yang dipantau langsung oleh pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto. Ketua PSSI Papua, Benhur Tomi Mano, memberikan apresiasi atas kehadiran langsung pelatih tim nasional dalam proses seleksi di Papua. Menurutnya, kehadiran pelatih tingkat nasional memberikan motivasi tambahan bagi talenta lokal untuk menembus skuad Garuda Muda.
“Ini sebuah kesempatan besar bagi anak-anak di Papua untuk bisa tampil di Timnas. Kami berpesan agar mereka bermain lebih baik agar bisa terpilih masuk skuad U-17 nantinya,” ujar pria yang akrab disapa BTM itu.
Senada dengan itu, Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Papua, Daud Arim, mengungkapkan harapannya agar para pemain yang terjaring mampu bersaing di level nasional.
“Papua tidak pernah putus menciptakan pemain hebat. Semoga dari sini banyak yang bisa menembus skuad tim nasional,” ujar Daud Arim.
Kemudian pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui besarnya antusiasme dan potensi fisik para pemain di Jayapura. Namun, ia memberikan catatan mengenai pemahaman teknis dan taktik permainan futsal yang masih perlu ditingkatkan.
“Mereka memiliki bakat alami, tetapi belum dibekali pemahaman yang cukup tentang permainan. Beberapa pemain sudah mengerti cara bermain, sementara yang lain masih mengandalkan bakat alami saja,” jelas Hector.
Page: 1 2
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…