

Tampak pimpinan PTFI, Pengurus Asprov Papua, para legenda sepakbola Indonesia dan pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto foto bersama di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (14/6). (foto:Istimewa)
JAYAPURA – Pesepak bola muda asal Kabupaten Jayapura tampil mendominasi dalam Freeport Grassroots Tournament 2025. Dua Sekolah Sepak Bola (SSB) asal Tanah Kenambai Umbay berhasil menjadi juara pada kategori masing-masing.
SSB Papua United tampil gemilang pada kelompok U-10 tahun dan menyabet gelar juara. Kemudian pada kelompok U-12, ada SSB Putra Yaebhu Nendali yang berhasil melengkapi dominasi Kabupaten Jayapura. Freeport Grassroots Tournament 2025 diikuti sebanyak 10 SSB di masing-masing kelompok umur. Berlangsung selama dua hari, 13-14 Juni yang terpusat di Stadion Mandala Jayapura.
Turnamen ini merupakan kerjasama PSSI bersama PT Freeport Indonesia dan Asprov Papua. Bahkan Pelatih Timnas U-17, Nova Arianto juga hadir memantau turnamen ini. Beberapa legenda sepakbola Indonesia juga dilibatkan dalam turnamen ini seperti Ricardo Salampessy, Boaz Solossa, Eduard Ivakdalam, Okto Maniani dan Titus Bonay.
Manajer External Corporate Communications PT Freeport Indonesia Kerry Yarangga mengatakan bahwa ini salah satu bentuk komitmen PTFI dalam membangun SDM Papua lewat sepakbola.
“Kita bersama PSSI, dan apa yang kita harapkan ada pemantau serius dari PSSI kepada anak-anak muda di Papua,” ungkap Kerry Yarangga kepada awak media.
Kemudian Sekretaris Asprov Papua, Parson Horota melayangkan apresiasi kepada PTFI dan PSSI yang sudah menghadirkan turnamen tersebut di Tanah Papua.
“Kami dari Asprov punya tugas memfasilitasi dan mendukung semua program PSSI,” ujarnya.
Page: 1 2
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…