Categories: ALL SPORT

Dikalahkan Persido, Persemi Hadapi Persipani di Semifinal

Liga 4 Papua Tengah

MIMIKA – Babak penyisihan Grup A Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah resmi berakhir pada Jumat (13/3) sore. Pertandingan penutup antara Persemi Mimika harus mengakui lawannya Persido Dogiyai 1-2 di Stadion Wania Imipi, SP 1, Mimika.

Hasil ini mengukuhkan Persido Dogiyai sebagai juara Grup A dengan koleksi 7 poin, sementara Persemi Mimika melaju ke babak semi final sebagai runner-up dengan 6 poin. Berdasarkan klasemen akhir, jadwal babak semi final yang akan berlangsung pada Senin, 16 Maret 2026.

Adapun pada pertandingan semi final nanti Persido Dogiyai (Juara Grup A) akan berhadapan dengan Persipuncak Puncak Cartenz (Runner-up Grup B). Sementara ​Persipani Paniai (Juara Grup B) akan berhadapan dengan Persemi Mimika (Runner-up Grup A).

Pemenang dari kedua laga tersebut akan bertemu di partai puncak pada Selasa, (17/3)
Pelatih Persido, Jefry Edison Rumabu, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang terus menunjukkan grafik peningkatan di setiap pertandingan.

​”Kami bersyukur kepada Tuhan atas kemenangan ini. Pertandingan melawan Persemi sangat menguras tenaga karena mereka memiliki materi pemain yang baik. Meski sempat ada insiden di lapangan, saya meminta pemain tidak terprovokasi penonton. Kami fokus pada strategi dan puji Tuhan, pemain membuktikan kualitas mereka hingga menang 2-1,” ujar Jefry.

Sedangkan, Pelatih Persemi Mimika, Eduard Ivakdalam dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa meski menelan kekalahan, dirinya tetap puas dengan performa timnya.

Ia menegaskan bahwa kekalahan tersebut merupakan bagian dari strategi rotasi pemain demi menjaga kebugaran di babak semi final.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

3 days ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

3 days ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

3 days ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

4 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

4 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

4 days ago