

Alexander Kapisa ( FOTO: Erik / Cepos)
JAYAPURA – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua, Alexandr Kapisa mengatakan bahwa mulai bulan Juni atau Juli seluruh atlet PPLP/PPLPD Papua akan ditampung di Kawasan Doyo Sport Center, Kabupaten Jayapura.
Menurut Alex sapaan akrabnya, sebanyak 180 atlet akan mereka bina dari 16 cabang olahraga PPLP/PPLPD Papua. Nantinya 180 atlet tersebut akan menggunakan kawasan Doyo Sport Center serta Kampung Harapan Sport Center sebagai tempat pusat latihan.
“Di Doyo ada 16 Cabor PPLP/PPLPD hampir 180 anak kita akan kasih masuk semua ke Doyo. Dan doyo ini akan menjadi ragunan kita nanti,” ungkap Alexander kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Kota Jayapura belum lama ini.
Bahkan menurut Alexander, Pemerintah Papua dalam waktu dekat akan membangun beberapa fasilitas olahraga di Doyo Sport Center seperti lapangan Futsal dan lapangan Voli indoor. “Tahun ini kita akan membangun fasilitas lain. Lapangan futsal, voli outdoor untuk mendukung anak-anak PPLP kita yang ada di Doyo. Semuanya PPLP akan terpusat di Doyo. Di Kota Jayapura seperti Arena Dayung,” ucapnya.
Terkait tempat pendidikan para atlet, kata Alexander, mereka akan mencari sekolah yang ada di Sentani, Kabupaten Jayapura. “Juni atau Juli mereka akan masuk ke sana, terkait sekolah mereka, tahun ajaran baru kita akan kasih pindah mereka ke Sentani dan basecamp nya di Doyo,” pungkasnya. (eri/wen)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…