Categories: ALL SPORT

Futsal, Sepakbola Putra dan Putri Try Out ke Makassar

PON 2021 Papua

JAYAPURA – Penantian panjang cabang olahraga Futsal, Sepakbola putra dan putri akhirnya terwujud juga. KONI Papua, akhirnya mengirim ketiga cabang olahraga Asprov PSSI Papua ke luar daerah untuk menjalani try out dan rangkain uji coba. Kota Makassar menjadi pilihan KONI Papua, mengingat Kota Makassar dan beberapa daerah di Sulawesi masih menjadi zona hijau.

Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya mengatakan, KONI Papua mengutamakan wilayah-wilayah yang masih menjadi zona hijau Covid-19. Ia menegaskan bahwa KONI tidak ingin mengambil resiko yang besar, apalagi PON XX Papua kini hanya menyisahkan waktu 2 bulan lebih.

“Kita akan kirim mereka ke beberapa tempat yang daerah Corona-nya tidak terlalu tinggi, artinya zona hijau. Kita tidak akan kirim ke zona mereka daerah rawan. Karena kesehatan atlet lebih utama, dan kami akan menjaga atlet dengan baik, karena PON tidak lama lagi,” ungkap Kenius Kogoya, Jumat (2/7).

Futsal, Sepakbola putra dan putri merupakan tiga cabang olahraga unggulan kontingen Papua. KONI dan Asprov Papua mengembankan target tinggi kepada ketiga cabang olahraga tersebut, medali emas menjadi harga mati saat pelaksanaan PON yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang.

Sementara itu, Pelatih kepala Futsal PON Papua, Daud Henry Arim, menuturkan, bahwa awalnya Futsal Papua berencana melakukan try out ke pulau Jawa. Hanya saja, lonjakan Covid-19 di pulau Jawa membuat mereka memilih Kota Makassar sebagai opsi lain.

“Awalnya kami berharap bisa try out ke Jakarta dan Bandung, karena banyak klub futsal yang bagus di dana. Tapi pandemik Covid-19 lagi tinggi di sana kita tidak ingin ambil resiko, dan kami memilih ke Kota Makassar,” ujar Daud Arim.

Legenda hidup Persipura Jayapura itu menyebutkan, Kota Makassar juga memiliki beberapa klub lokal yang bisa menjadi lawan sepadan mereka, termasuk tim Futsal PON Sulawesi Selatan dan juga klub Liga Pro Asal Sulsel, MAS-Young Rior FC Luwu Utara.

“Di Makassar kita bisa lakukan uji coba dengan tim-tim di Makassar atau pun kita bisa uji coba dengan tim Futsal PON Sulawesi Selatan,” ucap Daud Arim.

Daud Arim juga membeberkan, bahwa mereka akan berada di Kota Makassar hingga bulan Agustus. Kemudian kembali ke Mimika untuk beradaptasi dengan venue pertandingan.

“Bulan Agustus kami sudah kembali dan langsung ke Mimika untuk latihan di venue PON Futsal, supaya anak-anak 1 bulan penuh latihan dan beradaptasi dengan venue, sehingga di PON kita sudah siap,” pungkas Daud Arim. (eri/gin).

Erik / Cepos

Atlet Futsal PON Papua saat melakukan latihan di Mutiara Hitam Arena, Polimak, Kota Jayapura beberapa pekan lalu.

PON 2021 Papua

Futsal, Sepakbola Putra dan Putri Try Out ke Makassar

JAYAPURA – Penantian panjang cabang olahraga Futsal, Sepakbola putra dan putri akhirnya terwujud juga. KONI Papua, akhirnya mengirim ketiga cabang olahraga Asprov PSSI Papua ke luar daerah untuk menjalani try out dan rangkain uji coba. Kota Makassar menjadi pilihan KONI Papua, mengingat Kota Makassar dan beberapa daerah di Sulawesi masih menjadi zona hijau.

Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya mengatakan, KONI Papua mengutamakan wilayah-wilayah yang masih menjadi zona hijau Covid-19. Ia menegaskan bahwa KONI tidak ingin mengambil resiko yang besar, apalagi PON XX Papua kini hanya menyisahkan waktu 2 bulan lebih.

“Kita akan kirim mereka ke beberapa tempat yang daerah Corona-nya tidak terlalu tinggi, artinya zona hijau. Kita tidak akan kirim ke zona mereka daerah rawan. Karena kesehatan atlet lebih utama, dan kami akan menjaga atlet dengan baik, karena PON tidak lama lagi,” ungkap Kenius Kogoya, Jumat (2/7).

Futsal, Sepakbola putra dan putri merupakan tiga cabang olahraga unggulan kontingen Papua. KONI dan Asprov Papua mengembankan target tinggi kepada ketiga cabang olahraga tersebut, medali emas menjadi harga mati saat pelaksanaan PON yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang.

Sementara itu, Pelatih kepala Futsal PON Papua, Daud Henry Arim, menuturkan, bahwa awalnya Futsal Papua berencana melakukan try out ke pulau Jawa. Hanya saja, lonjakan Covid-19 di pulau Jawa membuat mereka memilih Kota Makassar sebagai opsi lain.

“Awalnya kami berharap bisa try out ke Jakarta dan Bandung, karena banyak klub futsal yang bagus di dana. Tapi pandemik Covid-19 lagi tinggi di sana kita tidak ingin ambil resiko, dan kami memilih ke Kota Makassar,” ujar Daud Arim.

Legenda hidup Persipura Jayapura itu menyebutkan, Kota Makassar juga memiliki beberapa klub lokal yang bisa menjadi lawan sepadan mereka, termasuk tim Futsal PON Sulawesi Selatan dan juga klub Liga Pro Asal Sulsel, MAS-Young Rior FC Luwu Utara.

“Di Makassar kita bisa lakukan uji coba dengan tim-tim di Makassar atau pun kita bisa uji coba dengan tim Futsal PON Sulawesi Selatan,” ucap Daud Arim.

Daud Arim juga membeberkan, bahwa mereka akan berada di Kota Makassar hingga bulan Agustus. Kemudian kembali ke Mimika untuk beradaptasi dengan venue pertandingan.

“Bulan Agustus kami sudah kembali dan langsung ke Mimika untuk latihan di venue PON Futsal, supaya anak-anak 1 bulan penuh latihan dan beradaptasi dengan venue, sehingga di PON kita sudah siap,” pungkas Daud Arim. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

BTM Soroti Fair Play, Desak Evaluasi Wasit dan VAR di Liga 2

Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…

1 day ago

Sayangkan Aksi Demo yang Berdampak Libur Sekolah

ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…

1 day ago

Wamenkes: 90 Persen Kasus Malaria Nasional Berasal dari Papua

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…

1 day ago

Pemkot Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…

1 day ago

Tanah Diselesaikan Sesuai Prosedur, Bupati Mohon Sekolah Jangan Dipalang

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…

1 day ago

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

1 day ago