Categories: OLAHRAGA

Status Tersangka Menpora Tak Pengaruhi Persiapan PON

Sekum KONI Papua, Kenius Kogoya ( FOTO : Dok/cepos )

JAYAPURA – Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Tak sedikit yang khawatir  apakah dengan status ini akan mempengaruhi persoalan PON mengingat Kemenpora menjadi satu kementerian yang erat kaitannya dengan event empat tahunan tersebut. Namun  menurut Sekum KONI Papua, Kenius Kogoya dari penetapan status tersebut ia meyakini tak banyak memberi pengaruh. Proses dan progres tetap berjalan tanpa  dipengaruhi status hukum sang menteri.

 “Saya pikir itu persoalan personal. Menteri Imam Nahrowi menjadi tersangka karena perbuatan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan lembaga sehingga apa yang sedang dipersiapkan jelang PON ini akan tetap berjalan,” kata Kenius melalui ponselnya, Kamis (19/9). Proses hukum bila mau dilakukan silakan saja mengingat tidak akan mempengaruhi organisasi atau kelembagaan. Apalagi selama ini komunikasi yang dibangun selain dengan Kemenpora tetapi juga Sesmenpora. “Selain itu ada juga deputy yang terlibat dalam koordinasi sedangkan kalau bicara tingkat menteri hanya pkir itu soal kebijakan saja,” tambahnya.

 Disinggung soal pengurangan cabang olahraga kondisi ril yang bisa terjadi apa saja, kata Kenius dari kebijakan pengurangan Cabor ini dipastikan akan mengurangi  kuota jumlah atlet  dan secara otomatis  perolehan medali juga akan berkurang. “Pasti akan berkurang, lalu soal mengurangi jumlah  cluster dari lima menjadi tiga sudah pasti memperpendek ruang untuk mobilisasi sehingga harusnya persiapannya bisa lebih cepat,” bebernya. Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Komisi V DPR Papua ini menambahkan bahwa dari waktu yang sangat singkat dimana kemungkinan tersisa 11 bulan juga akan mempengaruhi mempersiapkan atlet . 

  “Kemungkinan atlet  akan kesulitan mendapatkan  lokasi training centre (TC) sebab venue bangunan  baru atau lama sedang digarap sehingga TC akan dilakukan di luar Papua  selama 3 atau 4 bulan dan setelah itu ditarik untuk melanjutkan TC di Papua,” analisanya. Soal raihan medali juga dipastikan akan berpengaruh. “Target awal kami 70 medali emas namun dari pengurangan ini target kami 59 medali emas. Hanya posisi tersebut kami pikir masih aman untuk masuk di 5 besar nasional,” pungkasnya. (ade/wen)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Lima Distrik se Wilayah Walak Sepakat Berikan Sanksi Adat bagi Pelaku Karhutla

Kepala Distrik Bugi Mare Gombo menyatakan pemberian sanksi tegas atau denda adat ini dilakukan usai…

11 hours ago

Transisi Hingga Tumpulnya Lini Depan Jadi Evaluasi

Tim Persipura Jayapura memulai kompetisi Championship 2026/2027 dengan kurang baik. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu…

12 hours ago

Materi KUA-PPAS Telah Diserahkan ke DPRP

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan saat ini sistem yang digunakan…

12 hours ago

Alex Belum Fit dan David Masih Menyesuaikan

Pada laga yang berakhir dengan skor kacamata itu, Persipura hanya memainkan satu pemain asing mereka,…

13 hours ago

Bawa 1,7 Kg Ganja, Dua Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara

   Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…

13 hours ago

Bima Ragil Bidik Kebangkitan di Laga Berikutnya

Menurut Bima, kehadiran suporter memiliki peran penting untuk menambah semangat pemain ketika pertandingan berlangsung. Dukungan…

14 hours ago