Categories: OLAHRAGA

Demokrat Grasstrack Jadi Laga Pemanasan Jelang PON

Salah satu pembalap saat finis dalam Kejuaraan Demokrat Grasstrack Open Championship 2019   di Sirkuit IOF Otonom Kotaraja, Kota Jayapura, Jumat (18/10) sore.( FOTO : ERIK/CEPOS)

JAYAPURA – Sebanyak 148 pembalap ikut meramaikan Kejuaraan Demokrat Grasstrack Open Championship 2019 yang berlangsung di Sirkuit IOF Otonom Kotaraja, Kota Jayapura. Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari itu 18-20 Oktober, mempertandingkan 18 kelas.

  Kejuaraan Demokrat Grasstrack Open ini layaknya Kejuaraan Nasional, pasalnya tak hanya diikuti oleh si Pembalap Papua, namun beberapa daerah luar Papua pun juga ambil bagian dalam kejuaraan ini, seperti pembalap asal Manokwari, Manado, Palu, serta perwakilan pembalap Veteran dan TNI-Polri. Termasuk tiga pembalap IMI Papua yang akan turun PON XX 2020 mendatang.

  Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Papua, Ricky Ham Pagawak mengatakan, bahwa Kejuaraan ini untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda yang akan jatuh pada 28 Oktober mendatang, serta memberikan wadah pembinaan bagi bibit-bibit pembalap Papua yang memiliki potensi dalam cabang olahraga bermotor yang nantinya bisa menjadi andalan Papua dalam kancah Daerah bahkan Internasional.

  “Kejuaraan ini juga sebagai pemanasan bagi atlet yang akan tampil di PON, karena ada beberapa atlet PON yang turun dalam kejuaraan ini,” ungkap Ricky Ham Pagawak usai membuka Kejuaraan Demokrat Grasstrack Open secara resmi.

  Selain itu, Kejuaraan ini pun juga sebagai hiburan bagi masyarakat pasca musibah kerusuhan yang terjadi dibeberapa titik di Tanah Papua. Sehingga lewat Kejuaraan ini diharapkan mampu mengobati psikolagi masyarakat yang merasakan dampak dari kejadian tersebut.

  “Dengan kegiatan ini dapat mengembalikan psikologi kepada semua masyarakat yang ada di tanah Papua. Kami yakin dan percaya dengan kegiatan ini dapat membuat semua lebih khusus di kalangan milenial atau pemuda agar tidak mengikuti kegiatan-kegiatan yang negatif,” ujarnya.

  Ricky juga membeberkan, bahwa Kejuaraan ini juga akan menjadi agenda tahunan Partai Demokrat. Sehingga kaum milenial pun dapat mengembangkan bakat dan minatnya di bidang otomotif terutama motor cross. Sebab menurut Ricky, anak muda Papua juga memiliki potensi untuk bisa menjadi pembalap nasional yang nantinya bisa menjadi andalan Papua diberbagai event.

  Sementara itu, Ketua Panitia Kejuaraan, Eko Sunaryo menambahkan, bahwa pihak panitia menyiapkan tropy juara masing-masing kelas dengan tatol hadiah 150 juta rupiah.

 “Semoga semua bisa berjalan aman, sukses dan lancar dan panitia menyiapkan hadiah 150 juta, termasuk di dalamnya juara umum kami siapkan dua buah motor Honda Beat untuk juara kelas junior dan senior,” tandasnya. (eri/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

8 hours ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

9 hours ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

9 hours ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

10 hours ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

10 hours ago

Bekerja Bukan Lagi Soal Ideal, Tapi Kebutuhan yang Tak Bisa Ditunda

Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…

11 hours ago