

1-menu makanan
SETELAH satu bulan menjalani puasa Ramadan, momen Lebaran menjadi waktu yang penuh kebahagiaan bagi banyak orang. Namun, perayaan ini juga sering identik dengan berbagai hidangan tinggi lemak yang berpotensi meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Lonjakan kolesterol saat Lebaran bukan sekadar mitos. Perubahan pola makan yang mendadak setelah sebulan berpuasa dapat memengaruhi metabolisme tubuh.
Menurut American Heart Association, konsumsi lemak jenuh dan lemak trans secara berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Selain itu, Mayo Clinic menjelaskan bahwa pola makan tinggi lemak yang disertai dengan kurangnya aktivitas fisik menjadi salah satu faktor utama peningkatan kolesterol.
Oleh karena itu, menjaga pola makan setelah Ramadhan menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari lonjakan kolesterol saat Lebaran agar tubuh tetap sehat setelah menjalani puasa Ramadan sebagaimana dilansir dari Harvard Edu dan Cleveland Clinic, Minggu (8/3).
Revisi PP Nomor 54 Tahun 2004 tentang MRP ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat…
"Kami berpesan kepada seluruh jemaah, khususnya jemaah Papua, agar mampu mengatur ritme aktivitas selama di…
Kepala Distrik Sentani, Jeck Puraro menyerahkan Dana Desa atau Dana Kampung Tahap I Tahun Anggaran…
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kakanwil Kemenkumham Papua tersebut menjadi wadah sinkronisasi teknis antara…
Kapolres Jayapura, Dionisius V.D.P. Helan mengatakan, Audit tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari pengawasan dan evaluasi…
Kegiatan tersebut melibatkan aparatur kampung, Bamuskam, serta berbagai pihak terkait lainnya sebagai bagian dari upaya…