

1-menu makanan
SETELAH satu bulan menjalani puasa Ramadan, momen Lebaran menjadi waktu yang penuh kebahagiaan bagi banyak orang. Namun, perayaan ini juga sering identik dengan berbagai hidangan tinggi lemak yang berpotensi meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Lonjakan kolesterol saat Lebaran bukan sekadar mitos. Perubahan pola makan yang mendadak setelah sebulan berpuasa dapat memengaruhi metabolisme tubuh.
Menurut American Heart Association, konsumsi lemak jenuh dan lemak trans secara berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Selain itu, Mayo Clinic menjelaskan bahwa pola makan tinggi lemak yang disertai dengan kurangnya aktivitas fisik menjadi salah satu faktor utama peningkatan kolesterol.
Oleh karena itu, menjaga pola makan setelah Ramadhan menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari lonjakan kolesterol saat Lebaran agar tubuh tetap sehat setelah menjalani puasa Ramadan sebagaimana dilansir dari Harvard Edu dan Cleveland Clinic, Minggu (8/3).
Menurut RD, Manajer Persipura, Owen Rahadiyan telah menjalin komunikasi untuk mengadakan pertemuan tatap muka di…
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…
Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…
Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…
Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…