Bahaya terbesar terjadi jika gigi yang lubangnya sudah mencapai saraf tidak segera dirawat. Infeksi bisa berkembang menjadi abses gigi, yaitu penumpukan nanah akibat bakteri di ujung akar. Selain menimbulkan bengkak dan nyeri berat, infeksi juga berisiko menyebar ke bagian tubuh lain.
“Infeksi dari gigi itu disebut fokus infeksi. Bisa menyebar ke paru-paru, ke jantung menyebabkan endokarditis, ke sinus, hingga tulang rahang,” ungkapnya.
Selain berdampak pada kesehatan, keterlambatan perawatan juga membuat biaya pengobatan membengkak. “Kalau masih tahap awal cukup ditambal, biayanya relatif ringan. Tapi kalau sudah sampai saraf, harus perawatan saluran akar yang tentu biayanya jauh lebih besar,” tambahnya.
Untuk mencegah gigi berlubang, Kyagus menekankan pentingnya menjaga kebersihan mulut secara rutin. Beberapa langkah utama yang perlu dilakukan di antaranya menyikat gigi minimal dua kali sehari, menggunakan benang gigi, serta berkumur dengan obat kumur antiseptik. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…