“Masyarakat perlu lebih bijak. Boleh saja menggunakan layanan pesan antar, tapi jangan menjadi kebiasaan,” tegasnya. Ia menyarankan agar masyarakat lebih sering mengonsumsi makanan rumahan yang lebih terjamin dari segi nutrisi. Selain itu, penting untuk memilih makanan dengan kandungan gizi seimbang serta membatasi asupan gula, garam, dan lemak.
Bagi kelompok berisiko tinggi, seperti usia di atas 40 tahun atau yang memiliki riwayat penyakit seperti diabetes dan hipertensi, konsumsi makanan sehat menjadi hal yang sangat penting. “Kalau sudah punya riwayat penyakit, sebaiknya benar-benar menjaga pola makan. Masakan rumah jauh lebih aman dan sehat,” tandasnya. Dengan meningkatnya penggunaan teknologi digital, dr. Anumakarti mengingatkan bahwa kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan harus berjalan seiring. Kemudahan tidak boleh mengorbankan kesehatan dalam jangka panjang. (*/LombokPost)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok…
Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…
Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…
Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…
- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…
Mereka tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah. Di setang sepeda, bendera Merah…